A journey to remember

Ketika Kita Merasa Nyaman dengan Ketidaknyamanan

Posted on: January 21, 2017

Pernah mati-matian mempertahankan sesuatu hanya karena terlalu malas untuk memulai hal yang baru? Atau sebaliknya… Berkeras meninggalkan sesuatu hanya karena tidak ingin berhadapan dengan resiko dan rintangan yang mungkin datang jika tetap bertahan.

Akhir-akhir ini gue menyadari… Manusia, termasuk diri gue sendiri, bisa bertingkah sangat gegabah dalam mengambil keputusan. Rasa takut atas perubahan, atau rasa takut akan ketidakpastian, membuat kita lebih memilih untuk merasa nyaman (atau setidaknya untuk bertahan) di dalam ketidaknyamanan. 

Saat mempertahankan sesuatu yang sebetulnya tidak lagi baik untuk kita, pada dasarnya kita hanya mengulur waktu untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik untuk kita miliki. Dan pada saat kita melarikan diri dari sesuatu yang kita anggap sulit (meskipun sebetulnya pelarian itu hanya membawa lebih banyak penderitaan), pada dasarnya kita justru sedang melepaskan kesempatan terbaik kita untuk mendapatkan kebahagiaan. Dengan kata lain, ada kalanya, kita tetap lebih memilih bertahan pada rasa tidak nyaman ketimbang memperjuangkan sesuatu yang sifatnya sangat tidak pasti.

Can’t you see? Takut akan kesulitan, perubahan, dan ketidakpastian bisa membuat kita membuang banyak waktu untuk penderitaan yang tidak perlu. Biasanya, kita membela diri dengan berkata, “Ini hanya untuk sementara.” Bisa jadi, memang hanya untuk sementara, TAPI, bagaimana jika kita salah dan malah membuang lebih banyak waktu untuk mempertanyakan hal-hal yang tidak pernah kita lakukan? Hal-hal yang bisa jadi, akan membawa lebih sedikit penderitaan dan lebih banyak kebahagiaan, yang pada akhirnya hanya akan membuat kita bertanya-tanya pada diri kita sendiri, “Kenapa gue tidak lakukan ini sejak awal ya?”

Berawal dari satu masalah yang sangat sepele, akhir-akhir ini gue jadi lebih kritis dalam menilai keputusan gue sendiri. “Do I do this just because this is easy OR because I know this is the very best for me?”

Kadang, hidup yang sudah sulit membuat gue malas mengambil keputusan yang juga sulit, meskipun bisa jadi kenyataannya, hal itu justru membuat hidup gue jadi lebih sulit. Hal ini kembali mengingatkan gue pada satu teori paling dasar dalam hidup gue ini, “You’ll never know until you try. Do your very best, before you give it up.” 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )


Connecting to %s

My Blog Counter

  • 988,495 visits since May 2011

My Blog Categories

My Blog Archives

Click here to read my tweets…

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Click the pictures below to visit my Instagram...

From classmates to travelmates! Been friends since we were only 15 years old! Met them up today and we’ve made a lot of plans for our coming trips. Let’s make it happen!
I don’t know why but I couldn’t seem to get any new outfit for Lebaran this year. I went to three shopping malls but then I went home with empty hands. So here I am... wearing one old dress I bought a couple years ago. Today before Eid prayer was begun, I saw something that made me smile. I instantly knew that I’ve had something way more important than a new dress for myself. I’d be happy if I had a new dress, but I’m still perfectly happy even without any of it. God has been incredibly kind to me and Ramadhan this year couldn’t be more miraculous to me. I am full of flaws, but I’ve had way more than enough, and I couldn’t ask for more. Eid mubarak and please do forgive me for all the wrong said and done. Let’s celebrate this holly day as the new beginning for each and everyone of us. Love - Riffa.
Arfa, my very first nephew, is turning six today! Just two days ago, he told me, “Aunty, when I grow up, I want to be vey rich so that I can buy for you anything you want!” He’s lovable, isn’t he? It never ceases to amaze me to see all the new things he learned, said, and did in the past 6 years. He’s growing up so fast and I can’t be prouder of him! Happy birthday, Arfa! Wish you’ll always be a loving kid and may Allah always bless you in every step of the way. So much love - your proud Aunty ❤️

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

About Me

What my blog is all about? It's all about my life; my very own fairy tale, that I would love to share. This is my story, my ups and downs, it's a journey to remember.

%d bloggers like this: