A journey to remember

Archive for the ‘Friendship’ Category

Did you know? Real love is tough. It’s not always pretty. It even looks ugly, sometimes. It doesn’t always please you, it doesn’t always make you feel completely happy, it’s a bumpy road, it’s definitely not as easy as a fairy tale.

Someone who loves you, cares about you, will tell you the truth. An ugly truth, perhaps. It’s not because they don’t love you anymore, it’s just because they want what’s best for you and your life. And when they truly care about you, they tell that truth right in front of you. They won’t backstab you, they will always be bold enough to be honest with you.

Someone who cares about you will not make everything always easy for you. They want you to earn it. They don’t want to spoil you the whole times because they don’t want you to be irresponsible with your own life. They want you to grow up as a person inside.

Someone who sincerely loves you will never give up on you. They will do everything in their power to keep you in their life, and it includes all the fights that have made you feel uncomfortable with the relationship itself. If they just let it fall apart, it simply means they just don’t want to waste their precious times on you.

This theory is one theory that I believe is always right. Be it romantic relationship, friendship, and families. If they care about you, they will take a risk to tell you the truth, and they will take an extra miles just to help you to become a better person than you were yesterday.

Again I tell you here, if your lover never pisses you off, most likely, you haven’t dated them long enough. If your friends only tell all the right things that make you happy, you guys aren’t close enough. And if your parents have stopped lecturing you, then most likely, they have finally given up on you.

Believe me, real love is tough. Nobody is perfect and neither are you, and the people who love you the most are the people who will tell you your imperfections a lot more often than everyone else. If you keep hating them for telling you the truth, you are preventing yourself from being loved. What’s even worse, you’re preventing yourself from being a lovable person who gets better from times to times.

Find someone who is bold enough, who cares enough, to tell you the truth and to fight for that truth, for you.

Advertisements

Mulai mengenal pertemanan sejak usia gue masih di bawah 5 tahun, sekarang gue sudah mulai bisa membedakan antara teman, teman baik, dan sahabat. Dan buat gue saat ini, sahabat itu adalah orang memenuhi semua definisi di bawah ini.

  1. Orang yang bisa gue ajukan pertanyaan-pertanyaan bodoh seperti, “Kalo gue unfollow orang lain di IG atau FB, orangnya bisa tahu atau enggak ya?”
  2. Orang yang tidak pernah iseng bertanya, “Kapan married?” Mereka enggak pernah iseng bertanya karena mereka tahu gue juga enggak tahu apa jawabannya, hehehehehe;
  3. Orang yang bisa dengan entengnya untuk gue bilang begini, “Eh jangan lupa like foto gue yaa.”
  4. Orang yang membuat gue merasa tidak perlu mengarang alasan di saat sebetulnya gue hanya sedang tidak punya cukup uang untuk jalan-jalan, hehehehe;
  5. Orang yang gue ceritakan pengalaman gue yang paling memalukan sekalipun. Tipe orang yang biasanya akan menjadikan pengalaman lucu itu sebagai lelucon antar kita sampai bertahun-tahun kemudian ๐Ÿ˜€ Mereka juga orang yang bisa gue ajak diskusi tentang hal-hal yang sifatnya tabu dan/atau kontroversial;
  6. Orang yang pernah gue biarkan melihat gue tanpa make-up… dan biasanya mereka akan bilang begini, “Elo tetap cantik tanpa make-up“. Mungkin hanya supaya gue enggak minder, hehehehe;
  7. Orang yang bisa gue ceritakan ambisi dan cita-cita gue tanpa takut dianggap tukang mimpi, terlalu ambisius, dan embel-embel negatif lainnya;
  8. Orang yang selalu bisa menyisihkan waktunya buat ketemuan sama gue. Sesibuk apapun, mereka selalu punya waktu buat gue;
  9. Orang yang berusaha membalas pesan gue segera setelah mereka membacanya (entah kenapa, gue tidak pernah bisa berteman akrab dengan orang yang sering tidak balas texts orang lain);
  10. Orang yang tidak pernah merasa bosan dengan curhatan dan masalah gue yang itu-itu saja (termasuk curhat mendadak di tengah malam, hehe). Tipe orang yang tidak pernah putus memberikan supportย mereka di saat-saat terburuk sekalipun;
  11. Orang pertama yang gue hubungi saat baru balik jalan bareng gebetan, baru dapat promosi, dan hal-hal positif lainnya (meskipun terkadang, kabar gembira itu sifatnya norak dan tidak terlalu penting, hehehe);
  12. Orang yang bisa gue ceritakan ini-itu tanpa takut rahasia gue itu akan tersebar ke mana-mana;
  13. Orang yang bisa gue curahkan kesedihan gue, kadang bisa sampai meneteskan air mata, tanpa takut dianggap lemah atau cengeng;
  14. Orang yang bisa membuat gue merasa nyaman untuk menunjukan sisi rapuh, sisi insecure, atau kelemahan dan kekurangan dalam diri gue tanpa takut sisi lain gue itu itu mereka salahgunakan;
  15. Orang yang tetap percaya pada gue meskipun “seisi dunia” berkata atau bersikap sebaliknya;
  16. Orang yang berani mengambil sikap untuk memihak gue meski tanpa pernah gue minta sebelumnya;
  17. Orang yang bisa menerima gue dengan segala kekurangan gue dan selalu membuka pintu maafnya buat gue;
  18. Orang yang memberikan saran untuk kebaikan gue dan bukan untuk membuat gue berkecil hati;
  19. Orang yang ikut sedih saat gue sedih. Mereka ikut memikirkan jalan keluar dari masalah gue seolah masalah itu adalah masalah mereka juga; dan yang tidak kalah penting…
  20. Orang yang ikut senang saat gue senang dan bukannya diam-diam menyimpan rasa dengki. Gue bisa dengan santai menceritakan ini-itu tentang hidup gue tanpa takut dianggap sombong atau senang pamer.

Orang yang memenuhi 20 kriteria di atas memang jarang ada, itulah sebabnya gue pernah bilang di blog ini, gue merasa bersyukur dipertemukan dengan sahabat-sahabat yang belum tentu dimilki oleh banyak orang lainnya. Dan gue harap sebaliknya, gue juga sudah memenuhi 20 kriteria itu di mata sahabat gue yang keren-keren itu!

Ceritanya hari ini gue sakit (lagi). Berawal dari flu, pagi ini kepala gue rasanya sakit banget. Gue sahur hanya seadanya, kembali tidur, dan saat bangun, kepala gue malah terasa lebih sakit dibanding sebelumnya. Mau minum paracetamol tapi sudah lewat waktu sahur. Jadilah gue ijin sakit untuk hari ini dan hanya berbaring lemas di atas tempat tidur.

Sekitar jam 3 sore, gue mulai bosan. Iseng-iseng gue Whatsapp sahabat gue di kantor sebelumnya. Gue bilang gue bosan karena hanya istirahat seharian di kosan saja. Teman gue ini lalu bilang begini, “Gue ke kosanlo deh. Gue bawain dokter sekalian, hehe.”

Awalnya gue kira dia cuma bercanda, tapi benar saja, sore menjelang buka puasa, teman gue ini muncul di depan kosan. Dia lalu menyodorkan sesuatu dari dalam ras ranselnya, “Ini gue bawain dokter kesukaanlo.”

Tahu apa yang dia bawa? DVD Grey’s Anatomy season 13! Teman gue ini emang tahu banget kalo gue penggemar berat Grey’s Anatomy sejak serial ini baru mulai tayang bertahun-tahun yang lalu. Senang rasanya punya teman yang sangat thoughtful seperti dia!


Hal ini mengingatkan gue dengan acara bukber dengan sahabat-sahabat dari bangku SMA hari Minggu yang lalu. We’ve been friends for sixteen years! It’s amazing, isn’t it?

Gue dan gank gue saat SMA itu punya kepribadian yang sangat bertolak belakang. Satu orang yang sangat humoris, satu orang yang sangat tomboy, satu orang yang sangat pendiam, satu orang yang sangat cerewet, ditambah dengan gue, si judes yang gila kerja, hehehehe. 

Gue dan keempat orang itu udah melewati banyak hal selama enam belas tahun belakangan. Ada up and down, ada jarak dan kesibukan yang memisahkan, tapi gue bersyukur, sangat-sangat bersyukur, gue dan mereka masih saling meluangkan waktu untuk sekedar bertukar kabar. I really can’t wait for our next trip to Bali September this year!

Selain mereka berlima, masih ada lagi sahabat yang sudah gue kenal dari bangku SMP. Dari bangku kuliah. Dan dari kantor pertama gue juga. Gue senang di mana pun gue berada, selalu ada sahabat baik yang menemani perjalanan hidup gue. 

I don’t have a thousand friends, but I do have a couple of the GREATEST friends on earth. And I cannot ask for more.

One of the greatest lessons I learned from getting ย older is to learn the things I like, want, and need for my own life. I’ve come to learn quality over quantities, and it includes the people that I need to have around.

I don’t need a thousand friends on my social media, I only need a smaller circle of people who truly care.

I don’t need dozens of social event invitations, I only need unforgettable moments with the loved ones.

And I don’t need a bunch of bride maids on my wedding day, I only need a couple of best friends who are always there in my ups and downs.

Why can’t I have all of that with more of people in my life? Because it takes a great amount of effort just to have a few of them in a longer run and that makes all of them very hard to find!

And why did I say they were hard to find? What precisely do I need from the people that count to me?

Here’s the short list!

  1. I need the people who is genuinely happy for me when my life is up on the sky (and not the ones who let their envy consumes themselves);
  2. The people who is genuinely upset when my life knocks me down (and not the ones who are secretly happy to see me fail);
  3. The people who think of my problems as if it were theirs;
  4. The people who can keep my secrets carefully;
  5. The people who never get bored with the stories and problems I share with them repeatedly;
  6. The people who always reply my text, even the not so important ones (and just because they understand it’s really important for me);
  7. The people who are always willing to forgive my flaws;
  8. The people who still believe in me and capable to see my lights even in my darkest times;
  9. The people who are always in my corner (even when I’m doing all the wrong things in public); and
  10. The people who make time for me, no matter how busy they are.

What makes it even more difficult? Because when I know how hard they try to do all that for me, I will also put my very best effort to do all that for them back. That’s why I said; quality over quantities. I would rather to spend my times and energy to the ones that really matter.

It would be great if you can have dozens of people like that in your life, but to me, I’m beyond grateful just to have a couple of them. I don’t know what I ever did in my past that makes me deserve every single one of them. Not only they are the people I need, they’re also the people I want and I love to have to be a part of my life. I hope, I really hope, we’re going to have each other for the rest of our life.

Have I ever told you how lucky I am for having incredible friends who somehow, choose to stay with me inspite of all my flaws?

They always see the good things in me. They believe that I must have a very good reason behind everything I do, even when it doesn’t always look pretty.

They are hurt, they are angry, they feel my pain everytime I’m wounded inside. Say something horrible about me, they will be the first ones who stand up for me, without being asked.

They care about me even when I don’t feel like I deserve any of that. They think of my problems as if those problems were theirs. They step up, they do something, just to make my problems go away. They really go beyond my imagination, a lot more than I ever expect from a best friend.

They have my name in their prayers, they sincerely wish nothing but the best for me, my life, and my future.

They know how cranky, grumpy, annoying, and moody I can be, but they also know that no matter how bad things go, I’ll never ever be one bad person. I’m no angel, but I’m not an evil either.

They understand I can be extremely noisy, pushy, demanding, and brutally honest, all of that just because I care. They also understand how weird and mellow and stubborn I can be, and all of that just because the way I am. It’s just the trait that has made me who I really am.

Can’t you see it now? For some reasons, they always find a way to believe in me. To forgive me. To accept me for being who I am. They help me to evolve, to be the very best of me. Not only they support me when life knocks me down, they also celebrate with me when this life raises me up. And everytime I feel so bad about myself, they constantly remind me that I am never as bad as I think I am.

They; my very best friends, make me believe that someday, a right man will come along and see me they way they see me. Treats me the way they treat me. Cares about me, fights for me, and chooses to always stay here right by my side. He will always stay, no matter what.

As my best friends always tell me all the way, “Hang on! You’ll get there, someday.”

Lately, I’ve been learning a lot of new definitons of friendship for life. It’s easy to have a friend to hang out with, but it’s never easy  to build a friendship to share our life with. That’s the only reason why the older you are, the less bestfriends you will have around.

Why do I say building a friendship is tough? 

Because friendship is accepting your friends’ imperfections and forgiving all their mistakes.

Friendship is being there for them even when you don’t feel like having anyone around.

Friendship is listening to the same stories over and over, about the people that perhaps you don’t know, and the topics that you’re not keen on.

Friendship is having each other’s back even when we feel that we disagree. 

Friendship is swallowing our desire to envy, to revenge, and to do all the bad things that we can think of.

And friendship is sticking up together even when we hate each other. 

Now… do you still think it’s easy to build?

It’s hard, that’s why it’s being said that friendship is actually a gift from us to ourselves. When we can push ourselves to be a decent friend to someone else, then we will also get a decent friend  for ourselves as a return.

It may take only months, but most of the times, you may need quite some years just to realize who your true best friends really are.

After so many ups and downs, I’m still believing that best friends forever is not a myth. I’m so glad and I’m so grateful that all these years, I trully know that I’m already on a right way.

Waktu kecil dulu, pernah ada teman sekelas yang bilang begini sama gue, “Kata Mama, aku nggak boleh bertemen terlalu deket sama orang lain.” Alasannya? Supaya tidak malah jadi sering ribut. Supaya tidak perlu sakit hati. Dan supaya hidup jadi lebih tentram.

Lalu ceritanya beberapa bulan belakanganย ini, gue sedang berusaha untuk reconnecting dengan teman-teman lama gue. Ada beberapa di antaranya yang sempat putus kontak sampai bertahun-tahun lamanya. Hidup gue, dalam sekejap, menjadi lebih ramai daripada sebelumnya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang membuat gue merasa tersentuh. Hanya sekedar Whatsapp di pagi hari yang isinya, “Are you ok?” saja sudah cukup untuk membuat gue merasa tidak sendirian.

And did you know? That kind of warm and deep friendship was definitely not built in just an overnight!

Gue dan sahabat-sabahat gue ini sudah melewati begitu banyak hal. Kita pernah saling mengatakan hal-hal yang tidak seharusnya kita katakan. Melakukan hal-hal yang tidak seharusnya kita lakukan. Pernah saling berpikiran buruk tentang satu sama lainnya. Bahkan seperti yang tadi gue tulis sebelumnya, pernah juga sampai tidak saling berkomunikasi bertahun-tahun lamanya.

Ya, pertemanan itu, semakin dalam memang akan semakin sering ribut. Semakin dekat justru semakin berpotensi untuk bikin kita jadi sakit hati. Dan saat sedang sakit hati, hidup memang jadi terasa semakin jauh dari rasa damai. Tapi tetap saja, untuk diri gue sendiri, gue tidak lantas berkesimpulan bahwa berteman erat itu ‘haram’ hukumnya!

Bertahun-tahun yang lalu, gue pernah punya masalah ekonomi, dan tanpa gue minta, sahabat-sahabat gue datang menawarkan bantuan.

Pernah pula gue nyaris disidang skripsi oleh dosen yang terkenal membenci gue setengah mati, dan saat gue hanya berpasrah diri, malah si sahabat gue yang mengangkat issue ini ke kampus sehingga akhirnya, dosen penguji gue diganti dengan dosen penguji lainnya.

Kemudian ada lagi satu sahabat lainnya dan berkeras membela gue di depan orang-orang lain yang sedang berkumpul untuk membicarakan kejelekan gue. Dengan penuh keyakinan, dia bilang begini, “Riffa nggak kayak begitu orangnya.”

Belum lagi serangkaian kejadian kecil yang selalu berhasil bikin gue ngerasa terharu. Kejutan manis di hari ulang tahun gue. Oleh-oleh lucu yang beneran “gue banget”. Atau sekedar telinga yang tidak pernah bosan mendengar berbagai keluh-kesah dan curhatan gue.

Do you really think you can get all of those things from your just ordinary friends?ย 

Dari situ gue belajar… jika suatu pertemanan itu isinya hanya haha-hihi dan hal-hal manisย lainnya, maka pertemanan itu masih belum seberapa dalamnya. Bukan tipe pertemanan yang akan bertahan selama-lamanya. Bukan pertemanan yang tetap erat mesti jarak dan kesibukan mulai memisahkan satu sama lainnya. Bukan pertemanan yang akan sekuat tenaga saling membantu saat hidup sedang sulit-sulitnya.

Sama halnya dengan hubungan-hubungan lain dalam hidup ini!

Saat masih kencan pertama, isinya tidak jauh dari flirting dan serangkaian pujian yang tidak ada habisnya. Saat mulai pacaran agak lama, mulai saling berani mengatakan isi hati yang sebenarnya, meskipun bisa jadi, hal itu bukan kejujuran yang enak didengar. Lalu saat sudah menikah, mulai tidak ada lagi rasa sungkan untuk menunjukan kepribadian yang sebenar-benarnya.

Kemudian dalam dunia kerja. Jika si bos hanya melulu soal pujian dan tidak sedikit pun ada kritikan, maka dijamin, kita hanya belum kerja cukup lama dan cukup dekat dengan bos kita ini. Semakin sering kerja bareng, sebagus-bagusnya hasil pekerjaan kita, ada kalanya bos akan mulai memberikan feedback. Feedback yang bisa kembali lagi kepada diri kita sendiri: mau kita anggap sebagai saran untuk perbaikan, atau kita anggap sebagai kritik yang penuh dengan kebencian?

Apa inti dari seluruh isi tulisan gue ini? Jika tidak berani sakit hati, maka kita tidak akan pernah memiliki hubungan yang berarti. Tidak akan ada persahabatan yang betul bertahan dalam suka dan duka. Tidak akan ada pernikahan yang bertahan hingga ajal memisahkan. Dan tidak akan ada pekerjaan yang bisa bertahan bertahun-tahun lamanya. Karena kenyataannya, tidak ada satupun hubungan di dunia ini yang akan selamanya terlihat indah.

Belajar meminta maaf. Belajar memaafkan. Belajar mengikhlaskan. Belajar mempertahankan. Jika dua orang dalam satu hubungan itu saling berusaha untuk melakukan semua itu, maka, yang namanya “best friends forever” atau “love until death do us part” itu insyallah, bukan hanya sekedar mitos.


My Blog Counter

  • 900,237 visits since May 2011

My Blog Categories

My Blog Archives

Click here to read my tweets…

Click the pictures below to visit my Instagram...

The beauty of diversity. I'm glad that I met them along my career path at Lazada. Just a little help like this could mean everything to me and The Lens Story. Many thanks! โค๏ธ
๐Ÿ“ท: @thelenstory ๐Ÿ‘š: @adidaswomen ๐Ÿ‘•: @nike 
#friends #friendshipgoals #diversity #photography #photooftheday #canon #snapseed #thelenstory Find someone who loves you properly.
The one who never intentionally let you wait for him.
The one who never makes you have to wonder how he truly feels about you.
The one who will definitely catch you and hold you tight as you fall for him.
The one who gives you all he has to be a better man, to fix what goes wrong, to fight for you and to never let you go.
You are too old for another Mr. Wrong, reward yourself with the right one.
Love yourself enough to leave your past, you deserve better.
๐Ÿ“ท: @thelenstory
๐Ÿ’„: @yuficarolin.mua
๐Ÿ‘—: @calla.atelier
๐Ÿ‘ : @charleskeithofficial 
#love #life #quote #photography #photooftheday #thelenstory I'm not perfect. I make mistakes. I do the things I'm not proud of. I give up, sometimes. I hurt people, mostly the ones that I actually care about. I have a lot of flaws, but at least, I'm trying hard to be a better person. I'm no saint nor angel, but I'm not a pure evil either. I'm simply a human who is trying to be the very best that I can be. I'll never stop learning, until my very last breath.
๐Ÿ“ท @thelenstory
๐Ÿ’„ @yuficarolin.mua
๐Ÿ‘— @calla.atelier
๐Ÿ‘  @charleskeithofficial
#photooftheday #beauty #photography #quote #thelenstory

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

About Me

What my blog is all about? It's all about my life; my very own fairy tale, that I would love to share. This is my story, my ups and downs, it's a journey to remember.