A journey to remember

Mana Yang Lebih Baik? Traveling Mandiri atau Ikut Group Tour?

Posted on: February 25, 2017

Cukup banyak orang yang bertanya sama gue… Mana yang lebih baik antara traveling mandiri (segala-galanya serba urus sendiri) dan ikut group tour (tinggal bayar dan terima beres saja)? 

Sebetulnya, pilihan untuk traveling itu tidak terbatas pada dua hal itu saja lho. Masih ada beberapa pilihan lainnya, dan masing-masing pilihan punya kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Tinggal disesuaikan dengan keinginan, kebutuhan, dan budget kita saja.

Berikut ini 4 pilihan yang pernah gue coba sendiri lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing (gue urutkan mulai dari pilihan yang paling affordable). Kota atau provinsi yang gue sebutkan di bawah ini juga hanya terbatas pada destinasi yang pernah gue kunjungi sebelumnya. 

100% mandiri

Tiket pesawat, penginapan, itinerary, semuanya serba diurus sendiri. Sesampainya di kota tujuan, kita berkeliling menggunakan alat transportasi umum atau mengendarai kendaraan sewaan dengan bermodal Google map saja.

Kelebihan: Paling murah dan paling fleksibel jika dibandingkan pilihan lainnya. 

Kekurangan: Paling rawan stres (termasuk karena nyasar di jalan), paling menguras energi, dan paling menyita waktu untuk trip preparation.

Contoh kota yang ideal untuk pilihan ini: Singapura, Bangkok, Kuala Lumpur, Hong Kong, Macau, Tokyo, Kyoto, Osaka, Hakone, Seoul, Saigon, Athens. Kesamaannya? Sama-sama memiliki alat transportasi umum yang memadai.

Urus tiket pesawat dan hotel sendiri, lalu ikut group tour di negara tujuan

Biasanya, gue mengambil pilihan ini saat solo travel (supaya ada yang fotoin, hehehe), atau saat tur yang gue inginkan bersifat cruise trip atau island hopping. Secara sewa satu boat untuk kita sendiri itu sangat-sangat mahal, maka ikut group tour udah jadi pilihan yang paling masuk akal buat gue.

Kelebihan: Bebas nyasar! 

Kekurangan: Tetap tidak fleksibel secara semua group tour pasti sudah ada fixed itinerary-nya.

Contoh destinasi: Guilin, Phuket, Mykonos, Santorini, Belitung, Bali, Karimunjawa.

Ikut satu group tour sejak awal sampai akhir

Tipe tur yang sangat memanjakan pesertanya. Sampai urusan visa dan check-in di bandara juga bisa dibantu oleh penyelenggara tur. Pokoknya kita tinggal terima beres saja! Kita bahkan enggak usah pusing mau makan di mana (termasuk saat harus cari makanan halal). 

Kelebihan: Cocok buat keluarga dengan anak-anak (apalagi kalau ada lebih dari satu anak!) atau orang tua lanjut usia. Cocok juga buat traveler yang terlalu sibuk bekerja, atau ideal juga untuk solo traveler (supaya ada teman ngobrol). 

Kekurangan: Mahal (harga yang sama bisa dapat lebih banyak tempat jika kita pergi traveling mandiri), tidak fleksibel, dan biasanya, terpaksa ikut ke tempat belanja yang tidak kita inginkan.

Destinasi: Bisa di mana saja. Group tour yang pernah gue ikuti: Arab (Umrah plus side trips), Istanbul, Bangkok-Pattaya-Hua Hin, Belitung.

Urus tiket pesawat dan hotel sendiri, lalu sewa kendaraan di kota tujuan sepaket dengan supirnya

Biasanya, gue ambil option ini di pulau-pulau yang transportasi umumnya kurang memadai sedangkan lokasi pariwisatanya tersebar di beberapa titik yang berjauhan. 

Kelebihan: Nyaman, bebas nyasar (kecuali jika kita salah pilih supir) tapi tetap fleksibel dalam hal pemilihan itinerary. Kita bahkan bisa berdiskusi dengan supir soal isi itinerary kita itu.

Kekurangan: Paling mahal.

Destinasi: Jeju, Meteora, Bali, Lombok, Johor Bahru, Phuket.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Blog Counter

  • 908,046 visits since May 2011

My Blog Categories

My Blog Archives

Click the pictures below to visit my Instagram...

The beauty of diversity. I'm glad that I met them along my career path at Lazada. Just a little help like this could mean everything to me and The Lens Story. Many thanks! ā¤ļø
šŸ“·: @thelenstory šŸ‘š: @adidaswomen šŸ‘•: @nike 
#friends #friendshipgoals #diversity #photography #photooftheday #canon #snapseed #thelenstory Find someone who loves you properly.
The one who never intentionally let you wait for him.
The one who never makes you have to wonder how he truly feels about you.
The one who will definitely catch you and hold you tight as you fall for him.
The one who gives you all he has to be a better man, to fix what goes wrong, to fight for you and to never let you go.
You are too old for another Mr. Wrong, reward yourself with the right one.
Love yourself enough to leave your past, you deserve better.
šŸ“·: @thelenstory
šŸ’„: @yuficarolin.mua
šŸ‘—: @calla.atelier
šŸ‘ : @charleskeithofficial 
#love #life #quote #photography #photooftheday #thelenstory I'm not perfect. I make mistakes. I do the things I'm not proud of. I give up, sometimes. I hurt people, mostly the ones that I actually care about. I have a lot of flaws, but at least, I'm trying hard to be a better person. I'm no saint nor angel, but I'm not a pure evil either. I'm simply a human who is trying to be the very best that I can be. I'll never stop learning, until my very last breath.
šŸ“· @thelenstory
šŸ’„ @yuficarolin.mua
šŸ‘— @calla.atelier
šŸ‘  @charleskeithofficial
#photooftheday #beauty #photography #quote #thelenstory

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

About Me

What my blog is all about? It's all about my life; my very own fairy tale, that I would love to share. This is my story, my ups and downs, it's a journey to remember.

%d bloggers like this: