A journey to remember

Ketika ‘Golongan Darah O’ Jatuh Cinta

Posted on: October 4, 2014

Baru-baru ini, berdasarkan rekomendasi seorang teman, gue baca buku komik tentang karakter golongan darah. Judul bukunya: “Simple Thinking About Blood Type” volume 1 & 2 by Park Dong Sun.

Nah, berdasarkan kedua buku itu, gue ingin merangkum karakteristik golongan darah O (golongan darah gue tentunya) saat sedang jatuh cinta. Berikut summary-nya!

  • Golongan darah O yang cenderung mengelompokkan orang berdasarkan teman atau lawan, akan langsung memberikan penilaian pada saat pertemuan pertama. Yang ini asli tipikal gue banget. Saat baru kenal, gue cenderung secara otomatis ‘memisahkan’: yang ini tipe gue, yang ini bukan tipe gue. Dan umumnya, gue cenderung konsisten dengan ‘pembagian’ itu. Cowok yang kemudian gue suka pastilah cowok yang emang sejak awal masuk kategori tipe gue banget itu;
  • Karena semangat hidupnya tinggi, mereka tidak akan melewatkan jam makannya, meskipun terlukai atau berpisah dengan pacarnya. Tipikal yang berusaha membuktikan, “Lihat saja, aku akan hidup dengan baik!” Kalo yang ini nggak seratus persen mirip dengan karakteristik gue. Kalo gue udah bener-bener suka sama seseorang, di awal perpisahan gue tetep cenderung jadi nggak nafsu makan. Tapi untungnya, hal itu enggak pernah berlangsung lama. Sama seperti yang digambarkan oleh buku ini, gue tipe orang yang berusaha keras untuk membuktikan bahwa hidup gue akan baik-baik saja;
  • Golongan darah O yang realistis tidak mengorbankan hidupnya untuk cintaAda ilustrasi di buku ini yang menggambarkan, golongan darah O bukan tipe orang yang rela terjun ke jurang hanya demi cinta, hehehehe. Bisa jadi ada benarnya, tapi… perumpamaannya rada lebay juga sih ini… Emangnya ada gitu, golongan darah yang beneran rela terjun ke jurang? Hehehe;
  • Bila golongan darah O yang realistis diumpamakan dengan puteri duyung, maka ia tidak akan menerima tawaran dari sang penyihir untuk menukar suara dengan sepasang kaki. Ada ilustrasi di buku ini yang menggambarkan si puteri duyung berkomentar, “Kayak enggak ada laki-laki lain saja!” Gambar yang ini bener-bener bikin nyengir 😀
  • Karena bersifat realistis terhadap kehidupan, mereka tidak mengenal permintaan kekanak-kanakan seperti “ambilkan bulan di langit”. This is completely true! Gue bukan cuma enggak pernah mengorbankan ini dan itu, tapi juga enggak (atau mungkin belum, hehehe) pernah menuntut orang lain untuk mengorbankan ini dan itu buat gue;
  • Cewek golongan darah O yang lebih dewasa dan mapan secara finansial bebas bersosialisasi dan sukses. Mereka tidak menganggap penting seorang cowok. Ini kalo buat gue, bisa jadi banyak benarnya, tapi kadang-kadang, tetap ada aja cowok yang gue anggap sebegitu pentingnya. Tapi ya gitu deh… Kadang gue suka lama sadarnya. Di awal-awal, gue cenderung cuek bebek. Not priority, I’m busy with my life, etc etc… Tapi ternyata, giliran udah nyaris saying goodbye, barulah gue panik dan nyadar bertapa pentingnya dia buat gue… I guess it’s something I need to change;
  • Ketika golongan darah O jatuh cinta, bum! Cepat sekali mendidihnya. Tetapi bila menguap, wus! Cepat sekali manjadi dinginnya. Ini juga ada benar dan tidaknya, tergantung seberapa gue suka suka sama cowok-cowok itu. Tapi emang bener sih, di saat sudah ‘mendingin’, gue beneran bisa bertemen sama mereka tanpa bawa-bawa perasaan sedikitpun; dan
  • Daya tarik cewek golongan darah O: ceria, penuh semangat, cerdas. Entah ini bener apa enggak, tapi gue nyadar banget… eskpresi muka gue saat sedang sedih, marah, dan stres itu bener-bener bikin gue enggak ada menarik-menariknya, hehehehe.

Jadi kesimpulannya… seberapa akurat sih, pembagian karakteristik berdasarkan golongan darah ini? Sebenernya gue tipe orang yang realistis banget. Gue enggak percaya zodiak, shio, dsb dsb. Gue enggak percaya karakteristik jutaan manusia di dunia ini bisa dibagi hanya berdasarkan beberapa golongan tertentu saja. Tapi entah kenapa, pembagian karakter ala golongan darah ini terasa lebih akurat buat gue ketimbang pembagian karakter menurut zodiak atau shio. Emang nggak sepenuhnya benar, tapi emang sifat dasar gue mirip-mirip sama isi buku ini. Kesimpulannya sih, menurut gue buku ini cukup menarik dan lumayan menghibur. Hanya saja sayangnya, terjemahannya suka agak aneh! Overall, you can put this book in you to read list.

Advertisements
Tags:

8 Responses to "Ketika ‘Golongan Darah O’ Jatuh Cinta"

Sama-sama bergolongan darah O, dan banyak ngerasa cocoknya kecuali dlm hal nafsu makan, hehehe.. hhhmm, karakter berdasarkan goldar ini ilmiah gak sih? Beda kan sama zodiak? #tetibatakut

Hahaha… Katanya siih, ini ada research-nya gitu deh. Mungkin itu sebabnya, pembagian karakter berdasarkan golongan darah terasa lebih akurat daripada zodiak.

Bagian “Cepat mendidih dan cepat mendingin” – nya bener banget 😀

Benerapa bulan lalu, lagi getol2nya main sama doi, masih mendidih kayake. We broke up last month, dan sekarang kok ya biasa aja bbm an sama doi, Menguap.. eh, kayaknya aku sengaja ngipasin biar cepet menguap..

Hehe, ibaratnya panci, kita cuma belum ketemu sama tutupnya 😉

Thanks for sharing!

It isina plek kyk sifatku .. Kadak sedih gag kliatan sedih marah jg gag keliatan marah lempeng aj gt mukana kyk gag ad maslah hidup gt ..

Sangat bermanfaat sekali informasinya,saya juga memiliki informasi seputar Psikologi,berikut linknya http://www.leppsi.gunadarma.ac.id

persiss Gue banget.. kalo pacaran tu nggk pernah bertahan lama.. awal nya aja menggeler… setelah satu bulan.. yaaa…. habis cerita, pergilah sudah… rasa yg dulu ntah kemana .. wwkwkkwkw

Hi Vina

Hehehe… Tapi kalo gue mulai kepikiran nihhh. Mau begini sampai kapan? 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

My Blog Counter

  • 935,905 visits since May 2011

My Blog Categories

My Blog Archives

Click here to read my tweets…

Click the pictures below to visit my Instagram...

We can’t control whatever life throws at us, but we definitely can control our reaction toward anything that can possibly happen to us.
It’s our decision whether or not we set ourselves free from miseries.
It’s our action that makes our life either colorful or plain boring.
It’s our behavior that leads us to feel merry or lonely.
And it’s certainly our own choices that bring us happiness in life.
Life is too short to be lonely, unhappy, and to be less proud of who we are.
Make the most of every day in your life, be happy with the little and the big things, make your life not only worth living, but also worth to celebrate!
You tell this to yourself, “Happiness starts now!” I’ve been working as a pre-wedding conceptor in past couple of months and I really enjoy seeing how two people so much in love with each other.
With that being said, instead of rushing myself to my own wedding, I’d rather tell myself to take my time. I want my wedding to be a lifetime event, I want this to be something worth fighting for, and for that, I need the right man who also shares the same wishes as mine.
I still have to find someone who clearly tells me what he wants, the one who never makes me have to wonder where he stands, the one who will certainly catch me when I fall. And maybe, it takes times until I find him. But that’s okay! Good things take times, do they? Either you are my friend, enemy, or just somebody I know. The choice is yours.

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

About Me

What my blog is all about? It's all about my life; my very own fairy tale, that I would love to share. This is my story, my ups and downs, it's a journey to remember.

%d bloggers like this: