Ramalan Yang Mencengangkan

 

Sebenernya gue sama sekali bukan orang yang percaya sama ramalan. Setiap beli majalah pun, belum tentu halaman zodiaknya gue lirik. Logikanya, masa’ iya sih, karakter jutaan manusia di muka bumi ini cuma terbagi menjadi 12 kelompok? Masa’ iya… nasib gue minggu ini sama persis dengan jutaan Sagitarius lainnya? Lagipula gue berani jamin, beda majalah, beda pula isi ramalannya meskipun untuk satu zodiak yang sama. So, where is the logic of zodiac?

Tapi suatu pagi, Monyka, temen sekantor gue nunjukin sebuah website yang menurut dia, ramalan zodiaknya akurat banget. Awalnya sekedar basa-basi, gue minta dikirimin link-nya. Lalu berhubung di kantor lagi nggak banyak kerjaan, iseng-iseng gue klik link itu, dan langsung menuju ke ramalan karakter cewek Sagitarius…

Berikut rangkuman isi ramalannya – sebagian udah gue edit dengan menggunakan bahasa gue sendiri:

·   Wanita jangkung, langsing, dan anggun, yang selalu berjalan dengan penuh kebanggaan bagaikan sedang berjalan di panggung kontes kecantikan (perasaan enggak semua cewek Sagitarius itu jangkung dan langsing deh…).

·   Pandai menggunakan make-up untuk mempercantik diri (ehem;).

·   Tidak mudah menyerah dan penuh dengan kepercayaan diri.

·   Orang yang terbuka, apa adanya, jujur, namun seringkali mengatakan sesuatu yang tidak ingin didengar oleh orang lain. Di saat yang sama, cewek Sagitarius bisa mengatakan hal-hal yang dapat menyenangkan orang lain (well, I am a fair person, that’s the point).

·   Memiliki jiwa yang bebas dan tidak suka tinggal di rumah (bener banget!).

·   Ia suka dilindungi tapi bukan berarti dia mau diperintah-perintah. Dan ia tidak menyukai pria yang lemah. (yup, gue suka cowok yang ‘cowok banget’ tapi bukan berarti gue suka sama cowok yang otoriter!).

·   Ia hanya mau mendengarkan perkataan orang yang dihormatinya.

·   Cenderung ceroboh.

·   Dapat dengan mudah mengubah musuh menjadi teman akrab (enggak selalu berhasil sih, tapi emang ada beberapa temen deket gue yang tadinya bersikap memusuhi gue di awal perkenalan).

·   Memiliki selera yang baik dalam hal makanan, pakaian, dan layanan-layanan kelas satu.

·   Suka membelanjakan uang seolah tidak mengerti susahnya mencari uang (ups, hehe…).

·   Cenderung paranoid mengenai pernikahan (dulu sih iya, tapi sekarang udah mendingan kok, hehe).

·   Tidak suka mempedulikan gosip. Tipe cewek yang cuek pulang malam tanpa takut digosipkan tetangga (ya iyalah gue sering pulang malem… auditor mana sih yang bisa pulang tenggo setiap hari?).

·   Menilai segala sesuatu dari dua sisi.

·   Mengagumi orang yang berani berkata terus terang (jarang ada orang yang berani blak-blakan sama gue, dan emang bener, sekalinya ada, gue bakalan respek banget sama mereka).

·   Seringkali terluka oleh cinta, tetapi hal itu tidak membuatnya takut untuk mencari cinta yang baru. Seolah dia berkata: “Do that to me one more time.” (well, setelah berkali-kali patah hati, apalah bedanya patah hati sekali lagi? Biarin aja lah patah hati terus, sampe nanti, gue nemuin cowok yang akan terus menemani tiap langkah kehidupan gue, cuit cuiiittt ^^ ).

Gimanapun, sebenernya ada dua point yang enggak gue sebutin di atas karena faktanya, dua point ramalan itu bertentangan banget sama karakter asli gue: menyukai sport (padahal jelas-jelas gue paling males olahraga!) dan punya lebih banyak temen cowok daripada temen cewek (faktanya, dari belasan temen deket gue, yang cowok itu cuma tiga orang).

Overall, ramalan itu bisa dibilang 95% akurat. Tapi menurut gue sih, ini cuma suatu kebetulan aja. Gue yakin isi ramalan ini belum tentu applicable buat cewek-cewek Sagitarius lainnya. Buktinya di kantor gue, ada dua cewek dengan zodiak yang sama tapi punya karakter yang 99% bertolak belakang…

Look at the positive side, ramalan ini bikin gue jadi ngerasa lebih mengenal diri gue sendiri. Rasanya seperti membaca rangkuman karakter gue gitu…  So at the end, just read zodiacs for fun! Just click www.ngeramal.com 

Finally, thank you so much for the author of the website. You have inspired me to write this blog today:)

Kosmetik Mahal Vs Kosmetik Murah Meriah

 

Cocok nggak cocok sama satu merk kosmetik emang enggak tergantung mahal atau murah harga kosmetiknya. Ada orang yang ngaku gatel-gatel pake kosmetik murah, tapi ada juga yang malah alergi sama kosmetik mahal.

 

Tapi menurut pengamatan gue, umumnya pastilah ada suatu keunggulan yang bikin merk-merk tertentu harganya selangit. Makanya iseng-iseng, gue bikin perbandingan kualitas kosmetik mahal versus kosmetik murah. Isi tulisan ini bukan asal tebak, melainkan based on pengalaman pribadi gue sama kosmetik dengan berbagai harga jual, mulai dari yang sangat murah sampai yang relatif mahal.

 

 

Alas Bedak

Yang murah: Gue berani bilang, orang yang kulitnya berminyak pasti nggak cocok sama alas bedak murah. Kenapa? Karena alas bedak murah mayoritas cepat meleleh, dan mudah retak kalau kena minyak atau keringat. Selain itu, alas bedak murah biasanya lebih sulit untuk dibaurkan. Butuh kesabaran ekstra supaya alas bedak menempel sama rata di wajah kita. Selain itu, ada beberapa alas bedak murah meriah yang teksturnya kasar. Wajah jadi kelihatan cakey atau seperti memakai topeng.

 

Yang mahal: semakin mahal alas bedak, semakin jago alas bedak itu bikin muka kita jadi fantastis. Pori-pori nyaris tidak terlihat, wajah kelihatan halus dan mulus, hasilnya pun kelihatan lebih natural; tampak seperti wajah ke dua. Alas bedak mahal menempel lebih baik, nggak mudah luntur, dan lebih mudah untuk dibaurkan.

 

 

Bedak padat

Yang murah: gampang luntur, retak, dan lebih terlihat cakey.

 

Yamg mahal: hasil pulasan lebih sempurna, tidak mudah retak dan lebih tahan lama.

 

 

Maskara

Makin murah maskara, makin banyak masalahnya: menggumpal, bikin bulu mata jadi menempel, dan yang paling parah, bikin bulu mata jadi rapuh dan gampang rontok!

 

 

Eye shadow

Eye shadow murah biasanya susah dibaurkan. Selain itu, keringat bisa bikin eye shadow di lipatan mata jadi pecah bergaris. Eye shadow yang relatif mahal biasanya lebih lembut dan lebih mudah dibaurkan.

 

 

Eyeliner (gue cuma pernah coba yang model pensil)

Eyeliner yang lebih mahal biasanya lebih mudah digunakan. Garis bisa terbentuk hanya dengan satu tarikan saja. Sebaliknya, eyeliner yang murah meriah suka susah membentuk garisnya. Harus diulang berkali-kali baru mulai kelihatan garisnya.

 

 

Pensil alis

Pensil alis yang murah suka pecah saat digoreskan ke alis kita. Kesannya kayak ada bubuk menggumpal ketinggalan di alis. Pensil alis yang mahal mampu meminimalisir masalah ini.

 

 

Blush on

Blush on yang lebih mahal biasanya menempel di kulit wajah dengan baik. Sedangkan yang harganya sangat murah, bisa terlihat seperti pecah dan membuat pori-pori jadi kelihatan lebih besar. Tapi gue pernah coba blush on harga menengah dan hasilnya udah cukup ok, nggak jauh beda dengan blush on yang harganya selangit.

 

 

Lip liner

Lip liner gue yang sekarang terasa lembut ketika digoreskan. Harganya termasuk mahal kalo dibandingin lipliner gue sebelumnya yang harganya sekitar tiga kali lebih murah. Tapi menurut pengalaman gue sih, bedanya cuma di situ aja, soalnya dua-duanya sama-sama tahan lama tuh.

 

 

Lip balm

Hati-hati pilih lip balm atau pelembab bibir jenis lainnya. Lip balm yang kelewat murah biasanya berampas beberapa jam setelah digunakan. Kesannya jelek dan jorok kalo bibir kita berampas kayak gitu… Beda banget sama lip balm yang harganya relatif mahal. Selain enggak berampas, lip balm ini juga efektif banget buat melembabkan bibir supaya nggak pecah-pecah.

 

 

Lipstik

Sama kayak lip balm, lipstik yang kelewat murah juga beresiko berampas. Makanya kalo buat lipstik, gue agak boros. Lipstik gue sekarang enak dipake, nempel sempurna di bibir gue, relatif tahan lama, dan nggak bikin bibir gue jadi pecah-pecah.

 

 

Lipgloss

Ini juga sama kayak lip balm dan lipstik. Asyiknya lagi, lipgloss yang bagus (dan biasanya relatif mahal) jago banget ngumpetin bibir yang lagi pecah-pecah.

 

Sekali lagi, terlepas mahal atau murah, yang penting cocok, kelihatan bagus di wajah, dan kita bisa menerima kekurangan dari produk tersebut. Ada kok, orang yang tampil fantastis dengan kosmetik murah meriah. Tapi ya itu tadi, kalo mau pake kosmetik murah, harus lebih sering retouch karena semakin murah kemungkinan besar semakin mudah luntur/terhapus.

 

Cara Mengaplikasikan Maskara

Sebelumnya, perlu diingat bahwa saat merias mata tidak boleh terburu-buru! Pake bedak masih bisa in high speed, begitu pula dengan lipstik dan blush on. Tapi untuk rias mata, jangan coba-coba kecuali kalo kamu udah jago banget danda ok!

 

Here we go, step by step mengaplikasikan maskara:

 

Jepit bulu mata

Buat yang bulu matanya pendek, pilih penjepit yang tidak terlalu melengkung (biasanya terbuat dari material plastik). Sebaliknya, si bulu mata panjang lebih baik pilih penjepit yang melengkung (biasanya terbuat dari material besi). Oh ya, kita harus ekstra hati-hati saat menjepit bulu mata. Salah-salah, kelopak mata bisa bengkak! Caranya, sebelum menjepit dengan tekanan penuh, coba jepit dengan tekanan sedikit dulu. Kalo kelopak rasanya seperti ditarik, ganti posisi sampai ketemu posisi yang terasa enak, baru dijepit dengan tekanan penuh dalam keadaan mata tertutup sekitar 10 detik lamanya. Kalo ada bulu mata yang terlewat (biasanya bulu mata yang di pinggir-pinggir), ulangi lagi hanya di bagian yang terlewat saja, jangan semuanya. Karena kalo bulu mata terlalu lama dijepit, yang ada malah jadi jangkung dan nggak enak dilihat.

 

Aplikasikan maskara

Menurut gue, maskara dengan gagang ramping lebih mudah diaplikasikan daripada maskara gendut. Maskara ramping lebih mudah dikendalikan dan lebih mudah menyentuh bulu mata bagian pinggir. Apapun jenis maskaranya, cara penggunaannya sama saja: pakai maskara dalam keadaan mata setengah tertutup. Aplikasikan dari pangkal sampai ujung bulu mata. Ulangi berkali-kali sampai seluruh bulu mata mendapatkan jatah yang sama rata. Ingat ya, saat mengaplikasikan maskara, jangan mengedip apalagi sampe bersin. Lalu sekedar tips, pada tahap ini enggak masalah pakai maskara agak banyak, karena saat proses penyikatan bulu mata, ketebalan maskara akan sedikit berkurang. Tapi bukan berarti kita boleh ambil maskara lebih dari satu kali untuk satu mata ya! Untuk pemakaian sehari-hari, pakai maskara cukup satu kali ambil. Selain supaya nggak menor, kebanyakan maskara bisa bikin bulu mata mudah rontok.

 

Sikat bulu mata

Lakukan penyikatan dengan alat khusus yang pasti ada dalam make-up kit yang banyak dijual di toko-toko. Proses menyikat ini penting buat membuang gumpalan-gumpalan maskara di bulu mata. Semakin bagus maskara yang kita pakai, semakin sedikit penyikatan yang harus kita lakukan. Tapi bener deh, jangan pergi keluar rumah dengan maskara menggumpal, kelihatan aneh! Selain itu, proses penyikatan ini bisa dilanjutkan dengan pemisahan bulu mata yang menempel dengan alat khusus yang biasanya berdempetan dengan sikat bulu mata. Maksudnya, sisi kanan buat sikat bulu mata, sisi kiri buat misahin bulu mata yang menempel akibat maskara.

 

At the end of the day: bersihkan maskara!

Setelah pulang ke rumah, gue sarankan untuk langsung membersihkan maskara. Untuk maskara waterproof, wajib hukumnya membersihkan pakai eye make up remover. Selain supaya lebih mudah dibersihkan, eye make up remover mampu membersihkan jauh lebih baik daripada sekedar air. Perlu dicatat, kalo sampe nggak bersih, bisa bikin bulu mata jadi mudah rontok. Dan gue enggak menyarankan bersihin bulu mata pakai pembersih muka. Coba deh, baca petunjuk pembersih muka di belakang botol. Kita disuruh menghindari area di sekitar mata kan? Selain supaya nggak masuk ke mata, pembersih muka yang sifatnya keras enggak cocok buat area sekitar mata yang kulitnya lebih tipis dan sensitif.

 

Tips lain soal maskara

Kalo maskara sampai belepotan ke daerah lain selain bulu mata, nggak usah panik. Cukup ambil cotton bud a.k.a korek kuping, lalu celupkan ujung cotton bud ke dalam eye make up remover. Totol-totlkan ujung cotton bud itu ke area yang terkena noda maskara. Kalo eye make up remover kamu termasuk oke, mestinya nggak sampai tiga kali totol maskara itu udah bersih. Lalu ingat, kalo nodanya ada lebih dari satu, ya jangan membersihkan noda berikutnya dengan menggunakan ujung cotton bud yang sama! Nggak papa lah boros sedikit demi hasil riasan yang sempurna.

 

Tips terakhir soal maskara, gue nggak menyarankan maskara yang tingkat waterproof-nya hampir 100% (biasanya 95%) kecuali untuk kegiatan tertentu yang sangat berpotensi bikin maskara luntur. Biasanya maskara model begini diiklankan sama produsennya sebagai maskara dengan kelebihan waterproof saja. Jadi tips dari gue, cari maskara yang punya kelebihan lain (misalnya lengthen, curly, db) dengan embel-embel waterproof.

 

Oh ya, kalo cuma sekedar wudhu, gak perlu maskara yang waterproof 100% kok. Cari aja maskara waterproof biasa, trus coba sekali, bakal luntur apa enggak kalo kena air wudhu. Kalopun luntur, selama kita sedia cotton bud dan eye make up remover ya nggak perlu khawatir:)

 

Kosmetik Wajib Punya

 

Dear my girl readers… Tiba-tiba gue lagi kecentilan nih, kepengen bikin kategori blog baru yang khusus membahas kecantikan. Untuk posting pertama, gue akan bikin daftar kosmetik, perlengkapan, dan peralatan yang wajib dimiliki untuk keperluan riasan sehari-hari. Semoga bermanfaat!

 

 

BASE MAKEUP

 

Concealer. Buat yang bermasalah sama kantung mata atau bekas jerawat, bolehlah pake concealer. Tapi, kalo pake concealer buat nutupin jerawat/bekasnya, jangan terlalu banyak juga ya! Terlalu banyak malah bisa menimbulkan jerawat baru atau bikin jerawat jadi lebih parah. Atau paling bagus, cari concealer yang bisa sekalian nyembuhin jerawat! Ada tuh dijual di Body Shop, tea tree concealer nama produknya.

 

Bedak. Buat riasan sehari-hari, gue nggak menganjurkan pemakaian foundation. Kasihan pori-pori kulit kita kalo tiap hari tertutup sama foundation, seringan apapun jenis foundation-nya. Buat kulit berjerawat, sebenernya lebih bagus bedak tabur, tapi karena bedak tabur biasanya gak gitu kelihatan hasilnya, bolehlah pake bedak padat. Tapi pastiin dulu bedak padat itu oil free serta tidak menyumbat pori-pori kulit. Lalu menurut pengalaman gue, pake bedat padat itu maksimal hanya boleh empat kali ambil! Lebih dari itu beresiko bikin jerawatan lho.

 

 

DECORATIVE MAKEUP

 

Maskara. Maskara, jika digunakan dengan cara yang benar, pasti bikin mata kita jadi kelihatan lebih cantik. Baca deh, tips dan trik mengaplikasan maskara pada posting gue berikutnya di blog ini.

 

Eye shadow. Menurut gue, maskara akan lebih kelihatan efeknya kalo kita juga pake eye shadow.

 

Lipstik. Pastikan kita memulas lipbalm sebelum lipstik. Kenapa lipbalm? Karena selain melembabkan, menurut pengalaman gue, lipbalm bisa berkolaborasi lebih baik sama lipstik ketimbang lip butter. Lip butter itu terlalu becek sehingga suka ngerusak aplikasi lipstik.

 

 

ALAT BANTU MAKEUP

 

Penjepit bulu mata. Maskara juga akan lebih kelihatan hasilnya kalo kita jepit bulu mata sebelum mengaplikasikan maskara.

 

Sikat maskara. Penting banget buat bersihin gumpalan-gumpalan setelah mengaplikasikan maskara.

 

Cotton bud. Berguna buat menghapus maskara yang belepotan di sekitar mata, atau buat merapihkan lipstik.

 

Tissue. Buat bersihin lipstik yang ketebalan. Caranya, lipat tissue lalu gigit tissue itu pake bibir kita. Ulangi lagi kalo lipstik di bibir masih kelihatan tebal.