A journey to remember

Dua Hari Tanpa “Proper Internet”

Posted on: July 16, 2017

Awalnya gue bertekad akhir pekan kali ini akan gue habiskan untuk review beberapa quotation yang gue terima untuk web development bisnis gue sendiri. Setelah bolak-balik merevisi blueprint, gue harap gue tidak perlu bolak-balik ganti developer juga. Quotation dan juga PKS nantinya betul-betul harus diperhatikan baik-baik!

Selain urus quotation, ada beberapa technical cost yang ingin gue masukkan ke dalam budget. Rencananya, mau mulai cari-cari di Google dulu. Pokoknya weekend ini harus produktif! Ini dia resiko kerja kantoran sambil membangun bisnis sendiri: cuma bisa fokus urus bisnis sendiri di akhir pekan saja.

Ternyata oh ternyataa… sepanjang weekend akses data XL sedang bermasalah! Wi-fi di rumah juga sedang bermasalah! Butuh waktu hampir satu jam hanya untuk donwload lampiran dari e-mail, 1 jam untuk transfer data ke adek gue via WA, 15 menit untuk Google menampilkan hasil pencarian (itupun setelah klik “refresh” berkali-kali), dan belasan menit lainnya untuk menampilkan satu halaman website yang diberikan Google!

I really wanted to scream and cry 😦 *lebay 😀

Hari ini gue jadi sadar betapa ketergantungannya gue dengan teknologi. Untuk sekedar menghitung berapa banyak foto yang bisa gue tampung (dengan asumsi satu foto ukurannya 5MB) jika gue hanya menyewa server dengan kapasitas 20 GB saja gue perlu bantuan Google dooong. Hapalan gue sudah menguap entah ke mana.

Lalu gue benar-benar frustasi gagal Googling untuk mengumpulkan kontak calon vendor untuk urusan lain-lainnya. Kalau bukan dari Google, dari mana lagi? Gue udah lama banget enggak lagi simpan Yellow Pages di rumah 😦

Belum lagi istilah-istilah teknis di quotation yang tidak gue pahami. Gue kan cuma lulusan accounting, bukan computerized accounting 😦 Frustasi, terpaksa gue tanya aja sama adek gue yang lulusan IT. Gue lalu jadi teringat buku RPAL dan setumpuk buku pelajaran lainnya yang dulu rajin gue buka untuk cari info ini-itu… Buku-buku yang sudah tergantikan mesin pencari Google.

Di satu sisi, hari ini gue merasakan dampak jelek dari teknologi: tidak ada koneksi, tidak ada informasi yang gue dapatkan. Tapi di sisi lain, gue juga jadi mensyukuri perkembangan teknologi akhir-akhir ini.

Mesin pencari Google lebih unggul bukan hanya dari segi kepraktisan saja, tapi juga kelengkapan informasinya. Saat cari vendor, bukan hanya nomor telepon yang gue dapatkan, tapi juga bisa langsung lihat hasil karya dan hasil review dari orang lain yang pernah menggunakan jasa mereka. Tetap harus selektif memilih informasi, tapi setidaknya, informasi yang gue butuhkan ada di sana. Ini dia satu hal penting yang tidak ditawarkan oleh Yellow Pages.

Kemudian soal websites yang mulai menggantikan buku-buku… Ini juga ada sisi positifnya: membuat ilmu pengetahuan jadi lebih terjangkau. Bayangkan jika gue harus membeli 10 buku yang gue butuhkan untuk membantu gue membangun bisnis gue sendiri misalnya. Berapa banyak uang yang harus gue keluarkan? Padahal informasi yang gue butuhkan tidak akan sampai beratus-ratus halaman… Gue hanya perlu beberapa informasi yang mungkin tersebar dalam banyak judul buku. Gue toh, akan hire orang lain untuk buat website-nya, notaris untuk urus perijinan, PH untuk bikin video, dan masih banyak lagi yang pada intinya, tidak relevan untuk gue baca semua isi buku yang terkait dengan masing-masing topik.

Lalu bagaimana soal teknologi yang membantu gue untuk urusan matematika? Aduh, itu udah susah! Dari dulu gue emang enggak jago matematika, hehehehe. Tapi ini beneran. Gue bahkan baru belajar aljabar saat kuliah semester dua atau tiga. Gue masih takjub dulu gue bisa lulus dari SMP dan SMA tanpa ngerti apa itu aljabar, apalagi sin cos tan dan kawan-kawannya, hehehehe. Ini juga alasan kenapa gue bukan cuma lumayan jago pakai Ms. Excel, tapi juga mulai belajar sedikit-sedikit soal database query: untuk mengatasi keterbatasan gue dalam urusan angka. Gue enggak perlu coding sendiri, tapi setidaknya, gue perlu tahu apa yang SQL script bisa lakukan untuk membantu gue menyelesaikan pekerjaan gue di kantor. Dan sekali lagi, gue berterima kasih pada kemajuan teknologi beserta orang-orang jenius yang menciptakannya!

Jadi kesimpulannya, apa rasanya hidup 2 hari tanpa proper internet? Three words: never again, please!

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Blog Counter

  • 925,753 visits since May 2011

My Blog Categories

My Blog Archives

Click the pictures below to visit my Instagram...

New chapter in my life awaits! Not exactly what I planned for myself, but I hope that it's even better than my own plan. I can't be more excited!
#photooftheday #bestoftheday #portrait #iphone7plus I've been spending a week at my parents' home and I'm falling deeper with this little kid! That feeling when she kissed my cheek was just priceless!
#baby #babygirl #niece #photooftheday You don't know what you once had until it's really gone. 
#portrait #photooftheday #throwback #iphone7plus

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

About Me

What my blog is all about? It's all about my life; my very own fairy tale, that I would love to share. This is my story, my ups and downs, it's a journey to remember.

%d bloggers like this: