A journey to remember

My Outstation Business Trips

Posted on: December 16, 2011

Makassar, 10 Desember 2011

Dua minggu belakangan ini banyak gue habiskan di luar kota. Minggu lalu di kantor cabang Surabaya, minggu ini di kantor salah satu customer terbesar gue di Makassar. Dua kota di dua pulau yang berbeda, tapi dua-duanya sama-sama membuat gue ngerasa sangat nyaman walau sedang berada di kota yang sama sekali baru buat gue itu. Gue bener-bener ngerasa sangat tersanjung, terbantu, dan sangat berterima kasih sama teman-teman dari kantor cabang dan kantor klien gue ini. Dibawa makan ke tempat yang enak-enak, anter-jemput ke sana-sini, ditemenin jalan-jalan dan hunting oleh-oleh, dan terutama untuk teman-teman di Makassar, gue udah banyak banget ngerepotin mereka buat urusan akomodasi dan transportasi. Yang paling gue suka dari semua itu adalah, mereka bener-bener tulus membantu dan peduli banget sama gue.

Waktu di Surabaya, ada kenalan yang takut banget gue sampe ketinggalan pesawat. Bukan cuma bantu berhentiin taksi dengan cara mende mobilnya ke taksi dan memberikan klakson serta isyarat, dia juga turun dari mobil cuma buat ngasih petunjuk jalan tercepat menuju airport ke supir taksinya. Dalam hati gue berpikir, kalo gue jadi dia, gue enggak bakal segitu baeknya. Paling juga si tamu gue drop di mall yang ada taxi stopper-nya, abis itu gue langsung cabut deh, hehehehehe.

Waktu di Makassar itu lebih hebat lagi. Saat staff GA di kantor Jakarta udah nyerah nyariin hotel buat gue (padahal tiket pesawat udah terlanjur dipesan!), malah staf di kantor Makassar yang sibuk telepon sana-sini nyariin hotel yang masih kosong buat gue. Dia juga rela bayarin hotel itu untuk 4 malam pake uangnya sendiri dulu. Trus waktu gue ngotot mau ke hotel naik taksi aja, ada staf lain di sana yang juga ngotot kepengen jemput gue ke bandara, alasannya, karena gue baru pertama kali datang ke sana dan dia takut gue kenapa-napa. Dan selama di sana, sampe si big boss-nya pun, ikutan repot ngaturin orang-orang buat anter-jemput gue. Kalo staf-staf dia lagi sibuk semua, dia sendiri yang turun tangan jemput atau nganterin gue cari makan. Udah gitu yang bikin gue kaget, selama di Makassar itu gue bener-bener jarang banget keluar uang. Sampe tiket masuk Trans Studio dan biaya jajan gue selama di theme park itu juga dibayarin sama staf yang disuruh nemenin gue main! Bener-bener klien yang baik hati πŸ™‚

Rasa berterima kasih yang teramat dalam ini bikin gue jadi berpikir… kalo someday gantian mereka yang datang ke Jakarta, mereka bakal gue bawa ke mana aja yah? Soalnya selama gue di Surabaya dan Makassar, mereka itu selalu usaha banget buat bawa gue ke tempat yang cuma ada di kota mereka aja.

Nah, berhubung pagi ini gue lagi kurang kerjaan, berikut ini daftar tempat yang bakal gue tunjukkin ke tamu-tamu luar kota gue kelak:

  1. Untuk restoran, gue bakal bawa mereka ke Kiyadon (buat yang suka Japanese food terutama sushi), The Duck King (buat yang suka Chinese food), Pancious (buat yang suka western foods), dan Nanny’s Pavilion (buat cewek yang banci foto). Biasanya sih, orang-orang di daerah itu bawa gue ke tempat makan khas daerah mereka masing-masing. Tapi secara ini Jakarta gitu lho, apa sih makanan khas daerah sini? Masa’ iya gue bawa mereka makan kerak telor? Jadi sebagai gantinya, gue bakal bawa mereka ke restoran favorit gue yang cuma ada di Jakarta dan sekitarnya (tapi kalo Duck King ada di Surabaya juga sih). So far setiap kali gue makan di 4 restoran itu, apapun yang gue pesen, enggak pernah enggak enak. Dijamin tamu-tamu itu nanti bakal ketagihan makan di sana;
  2. Buat destinasi jalan-jalan, ada 5 pilihan: Monas (ini serius lho… banyak turis yang ngerasa belum sampe Jakarta kalo belum foto-foto depan Monas), Ancol/Dufan, ice skating di mall Taman Anggrek, Waterboom, atau kalo orangnya hobi nonton, bakal gue bawa ke Blitz Megaplex. Kenapa Blitz? Karena interiornya yang keren dan pilihan film yang belum tentu ada di jaringan 21. Kalo mereka dateng ke Jakarta agak lama, mungkin gue bakal ajak mereka ke Bandung (Kawah Putih dan Trans Studio) atau ke Taman Safari Bogor kali yaa; dan
  3. Kalo mereka mau keliling mall Jakarta, bakal gue bawa ke Pacific Place (terutama kalo mereka dateng bawa anak yang masih kecil), ke FX buat nyobain perosotan Atmosfear, ke Grand Indonesia atau Central Park buat lihat air mancurnya yang terkenal itu (padahal gue sendiri belum pernah lihat, hehehehehe), sama ITC Mangga Dua kalo mereka suka belanja murah yang bisa pake nawar.

Di luar 3 point itu, gue belum kebayang mau ke mana lagi. Lagian sebenernya tamu yang mau dateng juga belum ada tuh, ini kan baru berkhayal aja, hehehehe… Tapi yang jelas gue bakal males banget kalo diminta nemenin ke museum bersejarah atau Taman Mini (tapi kalo mereka emang pengen banget, ya apa boleh buat), dan gue pasti bakalan tegas say no kalo mereka minta ditemenin dugem. Ini jilbab mau dikemanain kalo gue masuk-masuk ke tempat dugem?

Anyway, walau perjalanan luar kota ini asli bikin gue capek banget. Secara yaah, gue di luar kota bukan berarti kerjaan di Jakarta bisa ditinggal lho. Soalnya sepulang kerja, begitu sampe hotel, gue langsung nyalain laptop lagi buat nerusin kerjaan kantor Jakarta! Tapi meskipun jadi ekstra capek, so far gue ngerasa 2 perjalanan ini cukup menyenangkan. Ketemu banyak orang baru, melihat pemandangan baru, mengenal budaya dan bahasa baru, apalagi di Makassar gue sempet mampir ke Trans Studio segala πŸ˜€ Tambah menyenangkan karena ditemani orang-orang yang juga menyenangkan.

Makanya gue harap, kalo kelak gue kedatangan tamu, gue juga akan bikin mereka ngerasa punya perjalanan menyenangkan di Jakarta; kota yang meskipun macet dan selalu sibuk tapi tetap menjadi kota favorit kesayangan gue, hehehehehe.

Advertisements

2 Responses to "My Outstation Business Trips"

Hi Riffa,
Salam kenal, gue juga anak EY, pas googling tentang auditor vs accountant nyasar ke blog sini. Pas gue liat foto lo kayaknya pernah ketemu deh kita di toilet =p

Anyway, gue suka dengan tulisan lo, postingan ini poin nomer 1 bikin senyum2. Mungkin boleh juga client lo diajak makan kerak telor di monas atau parkiran senayan πŸ˜‚.

Sukses terus ya πŸ™‚

Hi Nabila

Hehehe… Long time ago dong ya, kita ketemunya πŸ™‚ Pas banget lagi ada ex Surabaya colleague yang main ke Jakarta nih πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Blog Counter

  • 908,046 visits since May 2011

My Blog Categories

My Blog Archives

Click the pictures below to visit my Instagram...

The beauty of diversity. I'm glad that I met them along my career path at Lazada. Just a little help like this could mean everything to me and The Lens Story. Many thanks! ❀️
πŸ“·: @thelenstory πŸ‘š: @adidaswomen πŸ‘•: @nike 
#friends #friendshipgoals #diversity #photography #photooftheday #canon #snapseed #thelenstory Find someone who loves you properly.
The one who never intentionally let you wait for him.
The one who never makes you have to wonder how he truly feels about you.
The one who will definitely catch you and hold you tight as you fall for him.
The one who gives you all he has to be a better man, to fix what goes wrong, to fight for you and to never let you go.
You are too old for another Mr. Wrong, reward yourself with the right one.
Love yourself enough to leave your past, you deserve better.
πŸ“·: @thelenstory
πŸ’„: @yuficarolin.mua
πŸ‘—: @calla.atelier
πŸ‘ : @charleskeithofficial 
#love #life #quote #photography #photooftheday #thelenstory I'm not perfect. I make mistakes. I do the things I'm not proud of. I give up, sometimes. I hurt people, mostly the ones that I actually care about. I have a lot of flaws, but at least, I'm trying hard to be a better person. I'm no saint nor angel, but I'm not a pure evil either. I'm simply a human who is trying to be the very best that I can be. I'll never stop learning, until my very last breath.
πŸ“· @thelenstory
πŸ’„ @yuficarolin.mua
πŸ‘— @calla.atelier
πŸ‘  @charleskeithofficial
#photooftheday #beauty #photography #quote #thelenstory

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

About Me

What my blog is all about? It's all about my life; my very own fairy tale, that I would love to share. This is my story, my ups and downs, it's a journey to remember.

%d bloggers like this: