Jangan Jadi Orang yang Serba Salah

Sebisa mungkin, jangan pernah menjelma jadi orang yang serba salah.

Gaji segitu-gitu aja, complain… iri sama teman-teman seumuran yang sudah punya ini-itu. Tapi lalu dikasih kenaikan jabatan, juga complain… capek, stres, dan nggak tahan sama politik kantornya.

Masih jomblo, complain… bete ditanya “kapan married” terus-terusan. Akhirnya punya pacar lalu menikah, juga complain… banyak drama rumah tangga dan sifat asli suami ternyata enggak banget.

Belum dikaruniai anak, complain lagi. Akhirnya punya anak, masih saja complain juga… capek fisik, capek mental dan emosional karena anak rewel… kurang tidur dan tidak lagi punya cukup waktu untuk merawat atau menyenangkan diri sendiri.

Jika saya jadi Tuhan, saya akan bingung. Dikabulkan doanya salah, tidak dikabulkan juga salah. Maunya apa toh?

Yang paling berbahaya di sini bukan hanya sekedar complain-nya, tapi lebih kepada hilangnya rasa syukur atas anugerah yang kita dapatkan. Kita sibuk mengeluh sampai lupa berbahagia. Hal-hal yang dulu kita sebut berulang-ulang di dalam doa kini malah terasa biasa-biasa saja (bahkan, lebih sering terasa sebagai beban yang luar biasa beratnya).

Hidup sendiri dengan gaji yang tidak seberapa memang terasa lebih ringan. Lebih sedikit masalah, lebih sedikit tekanan, dan lebih sedikit konflik. Tapi, hidup yang serba biasa-biasa saja juga hidup yang paling tidak membahagiakan. Lama kelamaan hidup akan terasa kosong, tidak punya tujuan, tidak ada motivasi untuk hidup lebih lama.

Saya juga sering curhat soal pekerjaan saya. Soal bos-bos saya. Tapi saya tidak pernah mengeluh sampai berharap hidup saya kembali persis seperti dulu saja. Bagaimanapun, pekerjaan yang bikin stres luar biasa itu pekerjaan yang sudah mewujudkan begitu banyak impian saya, dan impian orang tua saya juga. Saya stres, tidak mudah menjalaninya, tapi saya bahagia kini telah bisa mencapai taraf hidup yang dulu saya impikan.

Buktikan pada diri sendiri bahwa kita pantas menerima segala yang kini telah kita miliki. Jangan banyak maunya tapi sedikit pengorbanannya…

Great things in life do not come easy, remember?

Boleh curhat, buat melepaskan beban… tapi jangan jadi rewel apalagi sampai menyulitkan orang lain dengan tingkah kita yang mulai taking things for granted.

Tetap kerja maksimal walaupun pekerjaan baru itu nyaris membuat kita going nuts.

Tetap cintai pasangan kamu lengkap dengan segala kekurangannya (ingat nggak, dulu seberapa gigih kamu menyebut nama dia dalam doa-doa kamu itu?).

Dan jangan pernah menyerah menjadi orang tua yang baik untuk anak-anak kamu itu!

Ingat bahwa anugerah yang kini kita miliki masih menjadi mimpi bagi begitu banyak orang di luar sana. Embrace it!

So please… less complaining and more efforts to get yourself back to the right track, okay?

One thought on “Jangan Jadi Orang yang Serba Salah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s