A journey to remember

Plus-Minus Traveling Sendirian

Posted on: January 12, 2014

Pertengahan tahun 2013 yang lalu, for the first time ever, gue merasakan yang namanya traveling sendirian. Cuma ke Bangkok, tapi ternyata membutuhkan keberanian yang cukup besar secara gue belum pernah berkunjung ke kota itu sebelumnya. Lalu gimana rasanya traveling sendirian? Berikut ini plus-minus berdasarkan pengalaman pribadi gue itu.

MINUS

  • Nggak punya temen untuk gantian ngantri sesuatu. Contohnya pada saat gue ngantri check-in di bandara Soetta… mendadak aja gue kepingin pergi ke toilet! Masalahnya, antrian check-in panjang banget, proses check-in lelet, dan pesawat gue udah mau boarding! Akhirnya terpaksa gue tahan-tahan sampe selesai urusan check-in and drop baggage;
  • Nggak ada yang bisa minjemin duit. Ini berasa buat gue justru waktu masih di Indonesia. Masih pada saat ngantri check-in, pas udah hampir sampe depan, gue menyadari… duit Rupiah gue ilang! Padahal gue yakin udah nyiapin 2 lembar seratus ribuan di dalam tas. Dalam keadaan panik, gue nekad minjem duit sama cowok di belakang gue… tapii, dia ngakunya nggak punya duit rupiah juga! Tapi ternyata duit Rupiah gue cuma keselip di balik passport, hehehehe. P.s.: kejadian ini membuat gue menyadari… ternyata gue ini eggak sebegitu cakepnya… buktinya itu cowok di belakang gue enggak tergerak minjemin gue duit, hehehehe;
  • Nggak ada yang bisa dititipin tas. Mau ke toilet di pesawat? Tas harus dibawa. Mau ngambil makanan di buffet restaurant? Tas juga harus dibawa. Sekedar mau ngambil sedotan di restoran fast food pun, tas itu harus dibawa-bawa… Agak repot aja gitu;
  • Nggak ada yang nemenin gue waktu jalan sendirian, tengah malem, di kolong jembatan Bangkok yang udah sepi banget… Sebenernya bukan kolong jembatan juga sih. Karena di Bangkok itu main public transport-nya berupa sky train, wajar aja kalo di sana jadi ada banyak ‘kolong jembatan’;
  • Nggak ada temen haha-hihi. Saat ada hal lucu, gue ketawa sendirian… Dan tiba-tiba gue jadi teringat sama masa-masa ketawa bareng sampe sakit perut waktu traveling bareng temen-temen gue… Yang bagian ini… rasanya emang rada-rada sedih, hehehe;
  • Penderitaan nomor satu kalo traveling sendirian: nggak ada yang fotoin gue 😦 Masalahnya gue bukan tipe orang yang super supel yang bisa dengan mudahnya minta tolong orang asing buat fotoin gue. Belum lagi pikiran parno seperti, “Gimana kalo nanti kamera gue malah dibawa lari???”

PLUS

  • Gue bisa bikin itinerary sesuai keinginan. Cuma di solo trip ini aja gue bisa bebas menghabiskan waktu berjam-jam hanya buat keliling 6 mall di Bangkok. Enaknya lagi, enggak ada orang yang protes waktu gue lebih memilih tiket Madame Tussauds gue hangus demi mendapatkan extra hours buat acara belanja 😀
  • Gue juga bisa bikin budget sesuai keinginan. Mau nonton live show di bangku VIP? Nggak ada yang complain kemahalan. Mau naik pesawat murah juga nggak ada yang comment takut pesawatnya jatuh… Mau gaya-gayaan nginep di hotel bintang 5 juga nggak ada yang ngelarang. Asyik lah kalo buat urusan budget
  • Gue bisa makan di restoran manapun gue yang gue pengen. Mau mahal atau murah, mau jenis apapun makanannya, pokoknya terserah gue aja. Kadang kalo traveling in group, gue jadi suka telat makan cuma gara-gara lama berdebat mau makan di mana. Efeknya? Magh gue kumat!
  • Gue bisa bangun jam berapapun yang gue inginkan. Harus bangun subuh-subuh? Nggak ada temen yang ngedumel. Kepengen tidur bablas sampe jam 8 pagi? Nggak ada pula yang ngoceh nyeramahin gue supaya cepet bangun;
  • Zero conflict along the way. Nggak ada temen yang cuma mau terima beres, temen yang suka ngilangin berbagai macam benda penting, temen yang kelamaan mandi + dandan, temen yang terlalu lama foto-foto, temen yang berubah jadi galak tiap kali nyasar di jalan, temen yang nggak kuat jalan kaki terlalu lama, temen yang cuma mentingin diri mereka sendiri… This is one of the best parts of traveling alone for me;
  • The best part of traveling alone: it makes me realize that even though I’m all alone, everything will be just fine. Berhasil melalui banyak rintangan yang gue sebutkan di bagian ‘minus’ di atas bikin gue jadi bangga banget sama diri gue sendiri. Gue jadi lebih pede dan lebih berani dalam menjalani keseharian gue. Kemudian fakta bahwa gue masih bisa bersenang-senang meskipun cuma sendirian juga bikin gue jadi tau bahwa gue bukan tipe orang yang menggantungkan kebahagiaan gue sama orang lain, hohoho;
  • Solo trip ke Bangkok itu, nggak disangka-sangka, udah jadi starting point buat gue menemukan jati diri gue sendiri. Gue jadi tahu kapasitas diri sendiri, kelebihan dan kekurangan gue, serta jadi lebih memahami hal-hal yang paling gue inginkan dalam hidup ini. Proses pencarian jati diri gue selama bertahun-tahun ini seperti mulai menemukan titik terang. Jadi mungkin memang benar… a solo trip will help you to find you;
  • Finallytraveling alone makes me appreciate my past traveling partners. Gue jadi sadar bahwa best memories dari traveling itu enggak selalu soal foto-foto keren dan oleh-oleh yang lucu tapi murah, tapi juga soal kenangan yang gue lewati bersama teman-teman. Ada banyak kebodohan bareng mereka yang pada saat itu bikin gue jengkel, tapi kalo diinget-inget sekarang, yang ada gue malah senyum-senyum sendiri… Dan tentunya, harus gue akui… foto liburan gue yang keren-keren itu adalah berkat jasa teman-teman seperjalanan gue. Beda banget sama foto-foto solo trip yang kebanyakan fokus di muka gue doang, hehehehe.

Jadi kesimpulannya… kapok nggak gue traveling sendirian? I’m proudly to say no. Gue senang waktu itu tetap memutuskan untuk jalan meskipun 2 orang teman seperjalanan memutuskan untuk cancel. Gue jadi punya me time, new bold experience, dan itu tadi: gue jadi lebih berani serta lebih percaya dengan diri gue sendiri. Those are the things I will never get if I go traveling in group. Gue juga nggak bakal puas belanja gila-gilaan kayak kemaren kalo bukan karena gue pergi sendirian… Secara jarang ada orang yang punya kemampuan buat keliling mall sampe segila itu 🙂

Someday, gue bakal traveling sendirian lagi, dan tetap akan traveling rame-rame lagi juga. Buat gue sekarang, yang penting bukan pergi sendiri atau beramai-ramai, karena yang paling penting adalah kenangan yang gue bawa pulang setelahnya. Happy traveling for everyone!

Advertisements

2 Responses to "Plus-Minus Traveling Sendirian"

minta tolong aja foto-in ke suami-istri yang bawa satu anak. klo si istri yg gendong anak, minta tolong foto-in ke suaminya. klo suaminya yg gendong anak, minta tolong foto-in ke istrinya.

Thanks for the tip 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Blog Counter

  • 899,829 visits since May 2011

My Blog Categories

My Blog Archives

Click here to read my tweets…

Click the pictures below to visit my Instagram...

The beauty of diversity. I'm glad that I met them along my career path at Lazada. Just a little help like this could mean everything to me and The Lens Story. Many thanks! ❤️
📷: @thelenstory 👚: @adidaswomen 👕: @nike 
#friends #friendshipgoals #diversity #photography #photooftheday #canon #snapseed #thelenstory Find someone who loves you properly.
The one who never intentionally let you wait for him.
The one who never makes you have to wonder how he truly feels about you.
The one who will definitely catch you and hold you tight as you fall for him.
The one who gives you all he has to be a better man, to fix what goes wrong, to fight for you and to never let you go.
You are too old for another Mr. Wrong, reward yourself with the right one.
Love yourself enough to leave your past, you deserve better.
📷: @thelenstory
💄: @yuficarolin.mua
👗: @calla.atelier
👠: @charleskeithofficial 
#love #life #quote #photography #photooftheday #thelenstory I'm not perfect. I make mistakes. I do the things I'm not proud of. I give up, sometimes. I hurt people, mostly the ones that I actually care about. I have a lot of flaws, but at least, I'm trying hard to be a better person. I'm no saint nor angel, but I'm not a pure evil either. I'm simply a human who is trying to be the very best that I can be. I'll never stop learning, until my very last breath.
📷 @thelenstory
💄 @yuficarolin.mua
👗 @calla.atelier
👠 @charleskeithofficial
#photooftheday #beauty #photography #quote #thelenstory

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

About Me

What my blog is all about? It's all about my life; my very own fairy tale, that I would love to share. This is my story, my ups and downs, it's a journey to remember.

%d bloggers like this: