A journey to remember

Berdebat Panjang Lebar… Haruskah?

Posted on: November 24, 2013

Gue baru aja nemuin quote keren dari seorang teman Facebook. Begini isi quote-nya:

Pick your battles. You don’t have to show up at every argument you’re invited to – Mandy Hale.

Quote itu mengingatkan gue dengan beberapa orang teman yang seneng banget mendebat semua yang gue katakan, sampai hal-hal terkecil sekalipun. Gue suka musiknya Britney Spears, dia bilang lebih bagusan Christina Aguilera soalnya bla bla bla. Gue pengen apply beasiswa ke Australia, dia bilang pendidikan di Aussie itu jelek karena bla bla bla. Pokoknya apapun yang gue suka, mereka enggak suka. Dan apapun yang gue approve, mereka akan selalu disapprove. Padahal faktanya:

  1. Argumentasi mereka belum tentu disertai dengan fakta; dan
  2. Tidak ada siapa yang benar dan siapa yang salah dalam hal selera. Apa yang bagus menurut gue tidak harus bagus pula menurut orang lain.

Nggak lama kemudian, saat gue sedang asyik main Pinterest, gue nemuin satu quote keren lainnya, yang ternyata, quote itu datangnya dari Mandy Hale juga. Begini isinya:

The less you respond to rude, critical, argumentative people… the more peaceful your life will become – Mandy Hale.

Gue pikir ada benarnya juga sih… Gue cukup sering jadi mendadak emosional hanya gara-gara perdebatan enggak penting, perdebatan berkepanjangan, dan perdebatan yang sebenarnya cuma atas nama gengsi si pendebat saja. Kadang saat gue udah terbukti benar pun, mereka akan tetep ngotot setengah mati. Ada pula yang sampe ngarang-ngarang fakta ala mereka sendiri. Padahal kalo dipikir lagi… apa sih, manfaatnya buat gue?

Kemudian… the most shocking part is… sepertinya, gue sendiri pun terkenal sebagai orang yang critical dan argumentative. Gue terkenal sebagai orang yang nggak mau kalah dan selalu memperjuangkan apa yang gue yakini kebenarannya. Dan gue juga jadi ingat… gue sampe pernah mempertanyakan kesahihan (keaslian) dari sebuah hadits yang isinya:

Rasulullah bersabda, “Aku menjamin sebuah rumah di dasar surga bagi siapa saja yang meninggalkan debat berkepanjangan meskipun dia berada dalam pihak yang benar.”

Saat itu gue berpikir… apa salahnya berdebat panjang? Bukankah terkadang memang tidak mudah untuk menyamakan pendapat dengan banyak orang? Dan tentunya, memperjuangkan argumentasi itu bisa butuh waktu yang relatif lebih lama sampai akhirnya gue memenangkan perdebatan itu, iya kan?

Tapi sekarang gue sadar… bahwa pada intinya, tidak ada yang salah dengan perdebatan, atau brainstorming, asalkan ada manfaatnya dan tidak memakan waktu yang berkepajangan. Tidak pula mengada-ada, tidak pula dengan terlalu memojokkan pihak lawannya. Tidak perlu pula gue selalu meladeni argumentasi yang dilontarkan semua orang. Seperti kata si Mandy Hale, we have to pick our battle. Kalau boleh gue tambahkan, pick our battle and don’t waste our energy on arguing something which is not worth our valuable time.

Konkretnya, mulai saat ini gue bertekad…

  1. Terlalu lama memperdebatkan mana film terbaik di tahun 2013 itu useless… Menang dari perdebatan macam ini sama sekali enggak ada untungnya buat gue. Diskusi buat seru-seruan boleh aja, tapi nggak perlu sampe saling ngotot;
  2. Gue enggak usah mendebat saat teman gue cerita tentang betapa sukanya dia dengan lagu barunya Linkin Park… Buat gue, lagu mereka itu berisik, tapi bukan berarti teman gue juga harus berpendapat yang sama…
  3. Untuk urusan pekerjaan, gunakan fakta, bukan opini semata. Jika fakta yang ada masih terus saja diperdebatkan, solusinya cuma satu: lakukan voting atau elevate to higher management. Berlama-lama debat kusir nggak akan pernah mendatangkan solusi; dan
  4. Betul kata Mandy Hale… supaya hidup lebih tentram, gue enggak usah meladeni semua argumentasi yang datang kepada gue.

Sebetulnya kalau gue ingat-ingat lagi, sejak gue tahu soal hadits yang tadi gue kutip itu, gue udah sedikit mengurangi perdebatan panjang yang enggak bermanfaat sih. Gue pernah berhenti menimpali soal social media mana yang paling keren, gue bahkan pernah dengan tegas menegur seorang teman yang terlalu sering mengkritik segala hal yang gue punya. Capek aja gitu meladeni semua perdebatan nggak penting yang dia lontarkan soal hidup gue sendiri. Dalam urusan pekerjaan pun, gue tidak lagi suka buang-buang waktu meributkan sesuatu yang tidak penting. Fokus gue bukan lagi pendapat gue harus menang, melainkan apa solusi yang terbaik untuk perusahaan tempat gue bekerja?

Hasilnya, ternyata memang benar… meninggalkan debat kusir itu banyak manfaatnya, dan meninggalkan teman yang terlalu suka mengkritik juga bikin hidup gue jadi lebih bahagia. Secara yaaah, orang-orang yang kelewat suka mengkritik segala hal dalam hidup gue itu sebetulnya cuma suka ngerusak kebahagiaan orang lain aja. Mereka enggak seneng dengan hal-hal baik dan menyenangkan dalam hidup gue sehingga mereka berusaha cari celah untuk bikin gue jadi kecil hati. So be careful!

Life is too short to be wasted on useless debates, so be smart! It’s okay to fight for what we believe is right, but do find a smart way to bring it. Even if we finally lose the arguments, then that’s okay too. Lose one argumentation doesn’t turn us to be a loser. I even believe… the first person who leaves a long useless debate is the true winner among them.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Blog Counter

  • 908,046 visits since May 2011

My Blog Categories

My Blog Archives

Click the pictures below to visit my Instagram...

The beauty of diversity. I'm glad that I met them along my career path at Lazada. Just a little help like this could mean everything to me and The Lens Story. Many thanks! ❤️
📷: @thelenstory 👚: @adidaswomen 👕: @nike 
#friends #friendshipgoals #diversity #photography #photooftheday #canon #snapseed #thelenstory Find someone who loves you properly.
The one who never intentionally let you wait for him.
The one who never makes you have to wonder how he truly feels about you.
The one who will definitely catch you and hold you tight as you fall for him.
The one who gives you all he has to be a better man, to fix what goes wrong, to fight for you and to never let you go.
You are too old for another Mr. Wrong, reward yourself with the right one.
Love yourself enough to leave your past, you deserve better.
📷: @thelenstory
💄: @yuficarolin.mua
👗: @calla.atelier
👠: @charleskeithofficial 
#love #life #quote #photography #photooftheday #thelenstory I'm not perfect. I make mistakes. I do the things I'm not proud of. I give up, sometimes. I hurt people, mostly the ones that I actually care about. I have a lot of flaws, but at least, I'm trying hard to be a better person. I'm no saint nor angel, but I'm not a pure evil either. I'm simply a human who is trying to be the very best that I can be. I'll never stop learning, until my very last breath.
📷 @thelenstory
💄 @yuficarolin.mua
👗 @calla.atelier
👠 @charleskeithofficial
#photooftheday #beauty #photography #quote #thelenstory

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

About Me

What my blog is all about? It's all about my life; my very own fairy tale, that I would love to share. This is my story, my ups and downs, it's a journey to remember.

%d bloggers like this: