A journey to remember

People Who Left EY For Good

Posted on: August 7, 2010

Gue kenal banyak orang, banyak banget, orang yang pernah resign dari EY, kantor gue saat ini. Sebagian besar klien gue di perusahaan yang lama, sisanya ya jelas temen-temen gue yang udah resign dari EY.

Ada temen gue di kantor yang bilang, resign dari EY adalah impian semua orang yang kerja di sini. Dan emang, resign sering banget terlontar dari mulut auditor EY pada umumnya. Setiap minggu pun, pasti ada aja satu atau dua orang yang ngelempar farewell notes alias resign dari EY.

Lalu pertanyaannya, apa iya kerja di EY seburuk yang orang-orang bilang? Dan apa iya… resign dari EY adalah keputusan terbaik buat kita yang masih kerja di sini?

Nah, lewat tulisan ini, gue mau berbagi cerita tentang orang-orang yang pernah resign dari EY. Mulai dari alasan kenapa mereka mutusin buat resign, sampai bagaimana kehidupan mereka setelah resign dari EY.

 

Mr. S – resign dari EY gara-gara sakit hati disuruh lembur pas hari Lebaran. Katanya, di EY itu banyak uang tapi nggak punya cukup waktu untuk menikmatinya. Pasca resign dari EY, karier-nya tambah cemerlang. Dia berhasil menempati posisi bergengsi dalam usia belum sampai 30 tahun. Lalu apa pendapat dia sekarang soal EY? Dia bilang, EY itu tempat yang bagus untuk memulai karier, and he encourages fresh graduates to apply to EY! See? In fact he doesn’t hate EY as much as he thought!

Mr. A – resign dari EY karena ngerasa nggak berhasil compete di sini. Sayang karena menurut gue, dia terlalu cepet nyerah. Tapi yaaah, sebagai gantinya, dia kerja di perusahaan lokal yang nggak kalah bergengsi. Dan… dia bisa buka bisnis sampingan dari hasil lemburan dia selama kerja di EY:) 

Mr. J – resign dari EY dengan alasan capek lembur melulu. Meskipun Mr. J sering cerita ke gue tentang betapa capeknya kerja di EY, gue malah yakin, sebenernya dia bangga banget pernah kerja di EY. Buktinya, dia kerja di EY itu udah lama banget, waktu masih jamannya gaji anak baru cuma 1,5jt, tapi herannya dia masiiih aja sering ngoceh-ngoceh soal pengalaman kerja dia di sana… Gue rasa dia kangen kerja lembur di EY, hehehe.

Mr. N – resign dari EY demi pindah ke KAP lain yang lebih kecil TAPI dengan level yang lebih tinggi. Dia berhasil jadi Partner di KAP kecil itu dalam usia yang masih sangat muda. Mr. N ini jago banget pake Microsoft Excel, dan gue yakin, dia jadi jago Excel gara-gara pernah kerja di EY, hehehe.

Mrs. K, klien gue yang pernah kerja di EY sampe level manajer. Entah resign karena apa, yang jelas gue suka berpikir… seandainya dia masih kerja di EY, sekarang ini dia udah menduduki level Partner. Sorry to say… posisi Partner di EY masih lebih baik daripada posisi dia sekarang. Jenjang karier mandeg, salary nggak banyak peningkatan dari tahun ke tahun, enggak dihargain sama atasan yang lebih suka sama orang-orang yang pintar menjilat pula!

Miss T – resign dari EY karena menurut ortunya, dia jadi kelihatan capek dan tambah kurus setelah kerja di EY. Gue nggak tau sekarang dia kerja di mana, yang jelas, gue pernah dua kali ngelihat dia bikin status di Facebook yang bilang, dia kangen banget sama suasana kerja di EY…

Mr. C – resign dari EY karena begitu banyak alasan. Sekarang, dia udah jadi finance manager di small company. Is he happy now? Well, kalo dulu hobi dia ngejelek-jelekin pekerjaan dia di EY, sekarang hobi dia adalah ngejelek-ngejelekin pekerjaan dia di perusahaan barunya, hihihihihi.

 

Pada akhirnya gue menyimpulkan, resign dari EY BELUM TENTU keputusan yang terbaik buat kita semua. Memang ada orang-orang yang hidupnya lebih bahagia dan lebih sukses setelah lepas dari EY, TAPI, ada pula orang yang menyesali keputusannya resign dari sini.

Jadi buat temen-temen yang mau resign, coba dipikir dulu matang-matang… Apa plus minusnya stay atau resign dari EY? Jangan lupa bahwa di manapun kita bekerja, yang namanya masalah, konflik, dan rasa bosan itu pastilah ada. Dan jangan lupa, sebenci-bencinya sama pekerjaan ini, banyak orang di luar sana yang kepingin banget kerja di sini. Banyak pula orang yang terpaksa ninggalin EY, entah itu karena gagal probation, atau terpaksa resign karena ngerasa nggak tahan dengan tekanan dan iklim persaingan di perusahaan ini.

Kalaupun pada akhirnya kita jadi resign dari EY, pastikan kita resign untuk melangkah menuju cita-cita kita yang sesungguhnya. Life is always about a choice, and eveytime we have to choose, make sure that we choose a path which leads us to a better life.

Advertisements

2 Responses to "People Who Left EY For Good"

Kak itu yang gagal probation alasannya kenapa ya? terima kasih

Macam-macam… Intinya sih, dianggap tidak memenuhi ekspektasi perusahaan. Bisa jadi dalam hal attitude, technical skill, atau bisa juga karena faktor bahasa Inggris.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

My Blog Counter

  • 974,558 visits since May 2011

My Blog Categories

My Blog Archives

Click here to read my tweets…

Click the pictures below to visit my Instagram...

It’s very important to feel content about our own life. No matter how hard we try, the truth is, we will NEVER get EVERYTHING we want to have in life. I want to have more curves, I want to have a pair of cheekbones and a chin like a supermodel, I want to be married at 30 years old, I want to be a Math expert, I want so many things in life and some of them are just some mission impossible. It’s true that I’m a go getter, but I simply have no time nor resource to pursue everything I want in life. There are some things that I need to live with it probably for the rest of my life. But you know what? I never regret any of that. I would rather count my blessings rather than feeling sorry for my imperfections. I’ve tried to make the very best of every day in my life, and for me, that is way more than enough. I’m happy just the way I am, and I’m thankful for everything I have, everything I don’t have, and everything that I will never have.
Be a better you, for you. Dress up, wear heels, put some make-up on, for you. Live in your dream, be awesome in what you do, especially for you. Learn from your mistakes, get back up from your downfalls, for you. Be kind, be compassionate, also for you. Make yourself proud for being the very best of you, not to please anyone else but you.
Every people has their very own insecurity. They have flaws, failures, they all once did a couple of things they are not proud of. They have one soul crushing events they wish to forget. Their life is not perfect and nor is mine. I am no different with any other person I know. If there’s one thing I do differently, that one thing that many people is reluctant to do, is that I forgive my past. I accept my flaws. I make peace with my guilts and failures. It’s all simply because there’s nothing I can do to change everything that has happened back in my past. What’s gone is gone, I can only decide what I would like to do on the days to come. Rather than drowning in miseries, I moved on. I’ve seen many people turned their problems to a nightmare. They made their worst moments in life even worse than it should be. They pointed fingers, they blamed random innocent people, they pushed people away, they ran off from reality, they did nothing useful for their own life. Some of them even made their personal problems as someone else’s problems for no particular reason. They let their insecurities hurt people who has nothing to do with their downfalls. My life is no better nor easier than anyone else, but at least, I’m trying so hard to make my own life a better place. If I can do it, and so can you!

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

About Me

What my blog is all about? It's all about my life; my very own fairy tale, that I would love to share. This is my story, my ups and downs, it's a journey to remember.

Advertisements
%d bloggers like this: