Guys, Tolong Jangan Salah Sangka Dulu!

Baru-baru ini gue menyadari ada beberapa habit gue yang dulu betulan pernah disalahartikan oleh cowok yang sebetulnya hanya gue anggap teman. Gue tidak pernah berniat flirting, pdkt, atau apapun namanya, tapi ternyata, sikap dan perkataan gue malah diartikan demikian. Apa saja contohnya?

  1. Gue memang tipe orang yang senang mendengarkan cerita dan curhatan orang lain. Teman-teman gue banyak yang bilang bahwa gue ini pada dasarnya emang tipe pendengar yang baik. Jadi, jika gue dengan sabar atau antusias mendengarkan curhatan kalian, tolong jangan langsung salah sangka! Boleh geer hanya jika gue sampe texting kalian duluan hanya untuk menanyakan kabar kalian (ini hal yang cuma gue lakukan ke keluarga atau sahabat dekat saja). Kalau sampai begitu, baru itu artinya gue care sama kalian lebih dari sekedar teman;
  2. Gue tipe orang yang senang memperhatikan orang-orang di sekitar gue. Soal makan tepat waktu misalnya. Salah banget jika dikira gue cuma tanya, “Sudah makan belum?” pada lawan jenis yang gue sukai saja! Hal kayak gini termasuk rutin gue lakukan terutama di lingkungan kantor yang sebetulnya bisa juga diartikan “I’m just doing my job to take care of my team.” Lalu apa bedanya perhatian gue ke sekedar teman dengan ke gebetan yang gue suka? Lebih ke level of concerns-nya sih. Kelihatan dari ekspresi wajah dan tone suara gue harusnya. Gue akan kelihatan atau terdengar lebih worried jika menyangkut orang-orang yang gue sayangi;
  3. Gue senang traktir jajanan, belikan oleh-oleh, atau hal-hal kecil lain untuk orang-orang di sekitar gue. Selama kalian mendapatkan barang yang sama dengan barang yang gue belikan buat orang lain, maka jangan salah sangka. Boleh geer hanya jika gift gue buat kalian jauh lebih istimewa bahkan jika dibandingkan dengan gift buat sahabat terdekat gue misalnya;
  4. Gue tipe orang yang senang memuji secara terang-terangan. Cewek atau cowok, kalau memang sedang kelihatan cakep ya gue bilang cakep. Bedanya lebih ke frekuensi gue memberikan pujian saja; biasanya gue jadi lebih sering memuji orang yang gue suka ketimbang memuji orang yang cuma gue anggap teman; dan
  5. Interaksi di socmed juga tidak bisa dijadikan tolak ukur gue suka dengan seseorang. Gue lihat IG story kalian atau like foto kalian bukan berarti gue beneran suka sama kalian dalam artian yang sebenarnya. Tapi memang, saat gue suka sama seseorang, dijamin semua stories yang dia upload akan gue lihat. Orang yang selalu ingin gue lihat stories-nya itu either orang yang rajin upload foto atau video ponakan-ponakan gue, atau, orang yang gue suka 😉 Selebihnya cuma gue lihat stories-nya kalo lagi nggak ada kerjaan di rumah aja.

Di luar 5 hal itu, cara paling gampang untuk tahu isi hati gue ya dengan tanya langsung aja. Gue tipe cewek yang sangat berhati-hati soalnya. Gue enggak pernah memperlakukan orang yang gue sukai secara istimewa kecuali dia sudah duluan mengistimewakan gue juga. Jadi kalo si cowok ini enggak menunjukkan usaha yang signifikan, maka perlakuan gue ke dia juga akan tetap biasa-biasa saja. The more obvious he is, the more obvious that I am too. It’s as simple as that!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s