Impian, Yang Tertunda…

Badan terasa lengket… pegal-pegal… kepengen mandi dan pergi tidur. Tapi dari tadi gue masih ngotot ingin menulis sesuatu untuk blog ini. Ketik… hapus… ketik lagi… hapus lagi… Bingung mencari kata-kata, merangkai kalimat, tapi rasanya kok ya hati ini resah dan gelisah kalo belum menyampaikan uneg-uneg yang bahkan udah sampe kebawa mimpi ini…

Ok, jadi masalahnya adalah: gue sedang mengalami dilema soal karier, cita-cita, dan masa depan gue. Gue udah kehilangan soul untuk mempertahankan pekerjaan gue sebagai auditor. Gue ngerasa gue enggak bekerja cukup baik untuk EY. Dateng telat, lebih memilih baca e-mail lucu daripada nyelesain pekerjaan, nunda ini nunda itu sampe akhirnya bener-bener kelupaan, niat dateng ke kantor cuma buat ngeceng doang…

Gue jadi ngerasa malu sama diri gue sendiri. Gue ngerasa nggak pantas dengan segala macam pujian yang pernah gue terima di kantor ini. Gue ngerasa ilmu pengetahuan gue enggak banyak berkontribusi, gue ngerasa tingkat ketelitian gue menurun tajam, ah, pokoknya gue kangen banget dengan Riffa yang masih bekerja untuk Accurate.

Dulu di kantor yang lama, gue rela lembur tanpa dibayar. Enggak ada yang nyuruh lembur, tapi gue kepengen lembur, untuk menyempurnakan pekerjaan gue. Prinsip gue saat itu, gue enggak mau ninggalin klien dengan database yang belum sempurna. Tapi sekarang? Pulang tango serasa anugerah! Duduk gelisah, pikiran kacau, setiap kali malam datang menjelang sedangkan gue masih aja berpakaian rapi, di depan laptop, di kantor klien.

Dulu gue rela hari ini klien di Tangerang besoknya klien di Cikarang. Gue rela bangun Subuh kalo si kantor klien letaknya jauh dari rumah, rela bersusah payah untuk mencapai kantor klien yang terletak di berbagai penjuru kota, bahkan gue rela untuk membantu klien di hari Sabtu maupun Minggu. Tapi kalo sekarang? Abis shalat Subuh gue tidur lagi sampe jam 7. Kalo bisa enggak usahlah bolak-balik ke kantor klien melulu. Males banget disuruh balik ke kantor klien yang di Cibitung itu… Kerja Sabtu-Minggu? Please deh, kapan gue punya waktu untuk bersenang-senang?!?

Aduh, Tuhan… gue yang pemalas ini mirip banget dengan gue waktu jaman-jaman baru jadi anak SMA! Gue pengen kerja yang rajin, kerja yang cepat, selesai tepat waktu… Tapi gimana ya, gue enggak cinta sama kerjaan gue… I have no soul for working on it! Malah mungkin, sisi iblis dalam diri gue membisiki gue seperti ini, “Udah… enggak usah terlalu diniatin… toh sebentar lagi elo mau cabut dari sini kan?” Padahal sampe sekarang gue masih aja nyangkut di sini…

Sebenernya siapapun juga bisa aja resign terus cari kerja di tempat yang lain. Tapi gue enggak mau mengulangi kesalahan yang sama: meninggalkan pekerjaan lama untuk pekerjaan baru yang belum tentu cocok untuk gue lakoni. Intinya, gue enggak boleh lagi terburu-buru seperti dulu.

Sejujurnya gue punya satu pekerjaan impian, tapi untuk mencapainya, gue harus bersabar. Masih banyak yang harus gue upgrade dalam diri gue ini supaya bisa diterima di profesi impian tersebut. Sekarang gue sedang mencari perusahaan yang setidaknya menawarkan profesi yang mirip-mirip dengan profesi impian gue. Anggap saja sebagai batu loncatan menuju impian yang sebenarnya itu. Dan selama gue belum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan, gue jelas harus tetap bertahan di EY, iya kan?

Makanya, karena bertekad untuk resign tidak pernah berhasil membuat gue benar-benar resign, sekarang gentian sisi malaikat dalam diri gue yang seolah berkata, “Kerja harus yang niat… suka nggak suka, kamu kan digaji sama EY untuk menyelesaikan pekerjaan itu!”

Yeah, kali aja dengan begitu, gue bakalan nemu pekerjaan sesuai keinginan sehingga akhirnya bisa resign dengan terencana;) Wish me luck yaa, hehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s