A journey to remember

Perfect Ending in Breaking Dawn Part II

Posted on: November 24, 2012

Biasanya, gue enggak gitu ngefans sama serial Twilight. Gue emang baca habis semua bukunya, dan selalu nonton film-filmnya, tapi ya udah, cuma sekedar gitu aja. Bukan tipe orang yang baca bukunya dan nonton filmnya sampe berkali-kali. Malah sebenernya, gue termasuk tipe orang yang suka mencela berbagai keganjilan dalam serial ini. Soal keberadaan vampir aja gue udah nggak percaya, apalagi vampir vegetarian yang bisa menghamili manusia biasa? Come on…

Terlepas dari kesinisan gue sama serial ini, gue akui, gue sudah merasakan chemistry yang sedikit berbeda saat menyaksikan official trailer-nya Breaking Dawn Part II. Trailer-nya itu keren, menyentuh hati, dan bikin gue jadi penasaran pengen cepet nonton filmnya.

Akhirnya Sabtu kemarin, gue dan adek gue nonton Breaking Dawn Part II di Mall Taman Anggrek. Bagaimana jalan ceritanya?

Kalo menurut adek gue yang mengaku Twilight big fan itu, terdapat beberapa perbedaan detail antara film dengan novelnya. Tapi kalo menurut gue… ada beberapa hal yang sudah sesuai dengan imajinasi gue saat membaca novelnya. Misalnya, rumah yang dihadiahkan untuk Edward dan Bella. The house is as beautiful as I imagined. Tidak semewah rumahnya Carlisle, tapi tetap terlihat klasik, manis, dan bikin iri! Kemudian soal kemarahan Bella saat tahu Jacob mengalami imprint dengan Renesmee (anaknya Bella dan Edward), itu juga mirip-mirip dengan apa yang gue bayangkan.

Jadi kalo menurut gue, film ini berhasil mewujudkan imjinasi para pembaca novel pada umumnya. Malah lebih dari itu, versi film menampilkan humor yang berhasil mengundang tawa para penonton. Thumbs up buat para pemain yang bisa menampilkan kelucuan itu hanya dengan gerak tubuh, mimik wajah, dan intonasi yang tepat. I just cannot remember whether I have ever laughed while reading the books, so I think this is a plus point for the movie.

Soal jalan cerita, sebetulnya tidak ada yang berbeda, kecuali satu kejutan besar saat pertarungan antara tim Edward dengan Volturi. Dari yang awalnya gue sempat berpikir, “Gilaaa… filmnya kok jadi nyebelin gini sih? Nyesel gue udah bela-belain ngantri tiket hampir 2 jam, dalam keadaan baru sembuh sakit pula!” Tapi ketika film itu tinggal sedikit lagi berakhir, gue malah langsung berubah pendapat, “This is the coolest Twilight movie ever! Malah, masih lebih bagus filmnya daripada bukunya!”

Soal detail cerita, gue enggak mau ngebocorin. Satu hal yang gue berani bilang, kali ini, film ini juga akan disukai oleh penonton cowok. Biasanya kan cowok-cowok suka ngeluh filmnya Twilight itu more romance but less action tuh. Tapi kalo kali ini, adegan action-nya terbilang seru, mendebarkan, dan sangat-sangat menguras emosi penonton. I never thought this movie would be as cool as this. Malah kalo menurut gue, masih lebih seru Breaking Dawn Part II daripada Skyfall…

Oh ya, satu hal yang selalu gue sukai dari Twilight adalah kisah persahabatan antara werewolf dengan vampire meskipun sebenarnya, golongan mereka itu sudah saling bermusuhan sejak jaman dahulu kala. Terharu rasanya saat melihat gerombolan serigala melangkah masuk ke lapangan untuk melengkapi tim Edward saat mereka hendak menghadapi Volturi. Lebih terharu lagi ketika akhirnya, mulai ada satu serigala yang berhasil dibunuh oleh tim lawan… Sedih banget rasanya saat layar menunjukkan kesedihan di kedua bola mata serigala yang terbunuh itu… Belum lagi lolongan pilu dari kawanan serigala lainnya saat melihat kawanan mereka terkapar tidak berdaya.

Yang terakhir ingin gue komentari adalah soal pemilihan pemainnya. Renesmee saat masih bayi terlihat cukup menggemaskan, tapi masih lebih lucu lagi si bayi immortal yang kemudian dibakar hidup-hidup oleh Volturi. Kemudian pada saat pertarungan itu terjadi, kalo menurut gue, pemeran Renesmee harusnya sedikit lebih muda daripada itu. Tapi kalo aktingnya sih udah cukup ok lah buat ukuran aktris cilik.

Finally, Breaking Dawn mengakhiri kisahnya dengan manis, dan ditutup dengan credit title yang menampilkan foto-foto seluruh pemain film dari mulai Twilight sampai Breaking Dawn. Para penonton pun terlihat meninggalkan bioskop dengan wajah puas, film yang sudah lama dinanti-nantikan menyajikan ending yang terbilang sempurna.

Gue pernah membaca komentar seorang pengamat film lokal. Katanya, untuk menjadi film yang berkesan, cukup berikan pembukaan yang bikin penasaran, dan penutupan yang tidak terlupakan. Jadi sekali lagi, terlepas dari semua kesinisan gue sama serial ini, gue akui, versi filmnya udah berhasil menyajikan ending yang tidak terlupakan. Berhasil memunculkan perasaan romantis dalam hati penontonnya, sekaligus memunculkan harapan kecil bahwa mungkin, loving someone for forever does still exist.

Advertisements
Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Blog Counter

  • 899,832 visits since May 2011

My Blog Categories

My Blog Archives

Click here to read my tweets…

Click the pictures below to visit my Instagram...

The beauty of diversity. I'm glad that I met them along my career path at Lazada. Just a little help like this could mean everything to me and The Lens Story. Many thanks! ❤️
📷: @thelenstory 👚: @adidaswomen 👕: @nike 
#friends #friendshipgoals #diversity #photography #photooftheday #canon #snapseed #thelenstory Find someone who loves you properly.
The one who never intentionally let you wait for him.
The one who never makes you have to wonder how he truly feels about you.
The one who will definitely catch you and hold you tight as you fall for him.
The one who gives you all he has to be a better man, to fix what goes wrong, to fight for you and to never let you go.
You are too old for another Mr. Wrong, reward yourself with the right one.
Love yourself enough to leave your past, you deserve better.
📷: @thelenstory
💄: @yuficarolin.mua
👗: @calla.atelier
👠: @charleskeithofficial 
#love #life #quote #photography #photooftheday #thelenstory I'm not perfect. I make mistakes. I do the things I'm not proud of. I give up, sometimes. I hurt people, mostly the ones that I actually care about. I have a lot of flaws, but at least, I'm trying hard to be a better person. I'm no saint nor angel, but I'm not a pure evil either. I'm simply a human who is trying to be the very best that I can be. I'll never stop learning, until my very last breath.
📷 @thelenstory
💄 @yuficarolin.mua
👗 @calla.atelier
👠 @charleskeithofficial
#photooftheday #beauty #photography #quote #thelenstory

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

About Me

What my blog is all about? It's all about my life; my very own fairy tale, that I would love to share. This is my story, my ups and downs, it's a journey to remember.

%d bloggers like this: