A journey to remember

Karimunjawa Trip: The Last Day

Posted on: November 16, 2012

Sudah baca cerita hari pertama dan ke dua gue di sini? Kalau sudah, ini lanjutannya!

Sunrise at Nirwana Resort

Secara dadakan, gue dan roommates minta dibawa lihat sunrise ke Nirwana Resort. Ada extra charges, secara hal ini tidak include di dalam itinerary, tapi nggak mahal dan hasil foto-fotonya bikin gue ngerasa sangat puas 🙂

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selain menikmati sunrise, gue dan teman-teman juga diajak naik ke atas batu karang. Dan bukan cuma itu… kita bahkan nekad masuk ke dalam gedung resort meskipun sebetulnya, kita bukan tamu hotel tersebut. Tapi sepertinya nggak masalah… Secara untuk masuk ke sana pun, gue dikenakan entrance fee. Lagipula resort ini memang sering dijadikan tourist destination, bahkan oleh mereka yang tidak menginap di sana.

Nah, masih belum puas foto… kita tetep sibuk foto-foto di area luar resort. Selalu adaaa aja objek yang bisa kita jadikan background foto. Hasil fotonya? Check these out!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sekedar info, Nirwana Resort merupakan satu dari sedikit sekali hotel ‘berbintang’ di Karimunjawa. So if you wish to have a decent place to stay, this resort could be a right choice.

Snorkeling on the last day

Niat awalnya, gue nggak kepengen nyemplung lagi di hari berikutnya. Percuma nyemplung kalo setiap kali gue coba snorkeling yang ada malah mulut gue kemasukan air laut. Tapi waktu gue lagi asyik ngasih makan ikan dari atas perahu, tiba-tiba gue kepikiran… gue belum punya foto sedang dikelilingi ikan-ikan kecil itu. Akhirnya gue pun melepas kain pantai, mengenakan jaket pelampung, dan langsung nyebur ke dalam air laut. Dan ternyata fish feeding could be so fun!

Selesai fish feeding, tiba-tiba aja gue tergoda buat kembali mencoba snorkeling. Strateginya, sebelum masuk ke dalam air, gue latihan napas menggunakan snorkel gue di daratan. Waktu masih di atas, rasanya mudah. Tapi pas udah sampe bawah, yang ada gagal lagi dan lagi! Meskipun gagal, ceritanya gue belum nyerah. Gue bahkan setuju ikutan pake fin, dibantuin sama Pauline. Sulitnya pake fin dalam air juga udah jadi memory yang bisa bikin gue jadi malu sendiri, hehehehe.

Fin berhasil terpasang, gue coba lagi snorkeling, dan yah… masih gagal juga. Trus tau-tau aja gue udah sampe tempat yang karangnya tuh besar-besar banget. Dengkul gue sempet nabrak karang, legging gue sampe sobek di bagian lutut. Yang ada gue malah jadi ngeri… tambah ngeri saat dengar di karang-karang itu suka ada bulu babinya! Gue pun memutuskan untuk putar balik dan kembali naik ke perahu.

Dalam perjalanan kembali ke perahu, setelah terbebas dari karang-karang besar, gue kembali mencoba snorkeling. Cantiknya pemandangan bawah laut kembali membuat gue terpesona, hingga tanpa gue sadari… gue udah berhasil snorkeling dalam waktu yang cukup lama! Saat gue kembali ke permukaan, ternyata gue sudah dekat ke perahu. Dan bukannya meneruskan niat awal balik ke perahu, yang ada gue malah balik badan dan kembali mencari pemandangan bawah laut yang bisa gue nikmati. Yaaay, I finally could do it right, hehehehe.

Setelah berputar-putar cukup lama, acara snorkeling gue terpaksa berakhir gara-gara nggak sengaja nabrak perahu gue sendiri. Waktu terbentur perahu, snorkel gue sampe copot, otomatis air laut pun berebut masuk ke tenggorokan dan telinga gue. Keasyikan snorkeling bener-bener bikin gue lupa daratan, dalam artian yang sebenarnya, hehehehe.

Begitu naik ke atas perahu, gue bilang sama Lili, “Gue jadi pengen balik lagi ke Phuket… nyesel waktu itu nggak snorkeling di sana.”

To be honest, pemandangan alam Phuket jauh lebih cantik daripada Karimunjawa. Pikiran sederhana gue, bisa jadi pemandangan bawah lautnya pun, jauh lebih cantik Phuket daripada Karimunjawa kan? Kalau tidak ada hambatan, insyaallah, tahun depan gue akan kembali lagi ke Phuket dan mencoba snorkeling untuk yang ke dua kalinya. Ada yang mau ikut? 🙂

The last stop

Setelah selesai acara snorkeling yang terakhir, kita dibawa ke sebuah pulau yang perairannya cenderung dangkal. Lagi-lagi, tempat yang bagus untuk berfoto. Dan kalo menurut gue, warna laut di pulau inilah yang paling cantik jika dibandingkan dengan pulau-pulau kecil lainnya. Perpaduan warnanya sedikit mirip dengan Phi-phi Island. Hanya saja sayangnya, dari beberapa kali foto yang gue ambil, tidak satupun yang berhasil mencerminkan cantiknya perpaduan warna yang gue maksud itu. Hal ini baru bisa tertangkap kamera dalam rekaman video, hanya saja sayangnya, gue nggak berlangganan fitur blog yang supaya bisa upload video. Jadi… gue cuma bisa share foto-foto yang seadanya saja lah yaa.

Liburan membumi, but it was fun!

Dari semua perjalanan gue, sejak kecil hingga dewasa, liburan Karimunjawa inilah yang boleh dibilang paling membumi, alias paling sederhana, dan… yah… paling murah meriah. Kepanasan di hotel, menu makanan seadanya, makan malam beralaskan tikar, island hoping naik perahu ala nelayan… Belum lagi surrounding area yang masih tampak seperti Indonesia tahun 80-an. Tapi setelah gue pikir lagi, justru di situ letak serunya! Gue jadi punya hal yang bisa gue ceritakan selain percobaan snorkeling dan foto underwater gue yang gagal itu, hehehehe.

P.s.: Selain paket hotel (yang mana gue dapat hotel yang lebih mirip kamar kos-kosan), ada pula pilihan paket homestay di Karimunjawa. Sedikit lebih murah, tapi gue sangat-sangat tidak merekomendasikan. Ada beberapa teman yang memilih homestay, dan mereka nyaris tidak bisa tidur saking panasnya. Jadi kecuali kamu tipe orang yang sangat tahan panas, lebih baik pilih paket hotel, cuma beda Rp. 150.000 per malamnya dengan hotel ala kos-kosan gue itu. Tapi jangan lupa yah, itu AC cuma nyala di jam-jam tertentu aja, hehehehe.

Advertisements

5 Responses to "Karimunjawa Trip: The Last Day"

you are really a excellent webmaster. The web site loading pace is amazing.
It sort of feels that you’re doing any unique trick. In addition, The contents are
masterwork. you have done a great process on this subject!

Info yang cukup bermanfaat… yuk wujudkan rencana ke karimunjawa dengan memesan paket wisata http://karimunjawamenjanganresort.com

wahh akhir tahun aku juga mau ke karimunjawa nih 🙂

I used to be recommended this website via my cousin. I’m not
positive whether this post is written by way of him as nobody else know such precise about my difficulty.
You’re amazing! Thank you!

Hello to every one, it’s in fact a good for me to visit
this web page, it contains valuable Information.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Blog Counter

  • 900,238 visits since May 2011

My Blog Categories

My Blog Archives

Click here to read my tweets…

Click the pictures below to visit my Instagram...

There was an error retrieving images from Instagram. An attempt will be remade in a few minutes.

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

About Me

What my blog is all about? It's all about my life; my very own fairy tale, that I would love to share. This is my story, my ups and downs, it's a journey to remember.

%d bloggers like this: