A journey to remember

Crazy Little Thing Called Love

Posted on: March 6, 2011

 

Sebenernya karena suatu hal yang terjadi baru-baru ini, gue berniat untuk enggak lagi nulis soal my personal love life experience di blog ini.  Tapi gara-gara film Crazy Little Thing Called Love yang baru aja gue tonton, jadi ada satu hal lagi yang ingin gue share di sini.

Crazy Little Thing Called Love bercerita tentang Nam, cewek culun yang naksir sama Shone, kakak kelas yang ganteng dan cool banget. Selama tiga tahun cewek ini memendam perasaannya, sampe akhirnya, dia malah sempet jadian sama sahabatnya Shone! Ceritanya Nam bersedia jalan sama sahabatnya Shone itu ya supaya bisa deket-deket sama Shone terus.

Setelah putus sama pacarnya, Nam memberanikan diri buat bilang suka ke Shone di hari kelulusan mereka. Sayangnya saat itu, Shone baru saja jadian sama cewek lain persis satu minggu sebelum Nam bilang suka!

Yang mengejutkan… ternyata selama tiga tahun itu, Shone juga tergila-gila sama si Nam! Dia masih nyimpen cokelat pertama yang diberikan Nam tiga tahun yang lalu, dan bahkan, dia punya satu scrap book berisi foto-foto candid Nam disertai ­caption yang isinya curahan hati Shone kepada Nam.

Sayangnya ternyata, Shone tidak pernah punya cukup keberanian untuk menyatakan perasaannya kepada Nam. Pada hari valentine, Shone memberikan bunga buat Nam… Tapi bukannya bilang, “This is flowers from me,” si Shone ini malah bilang, “This is flowers from my friend.” Shone pernah beberapa kali berbuat baik untuk Nam, tapi tetap tidak cukup untuk menunjukkan rasa sukanya sama cewek itu. Sampai akhirnya, Shone bener-bener keduluan sahabatnya nembak si Nam.

Lalu bagaimana ending ceritanya? Nam pindah sekolah ke Amerika, dan baru kembali ke Thailand 9 tahun kemudian. Dan… ya, Shone dan Nam baru jadian 9 tahun setelah perpisahan mereka di bangku sekolah.

Nonton film ini serasa mengenang kebodohan semasa ABG dulu yah… Dulu gue juga pernah tuh, iseng nelepon gebetan gue tapi enggak ngaku kalo itu telepon dari gue. Dan gue juga pernah, semangat pergi sekolah cuma supaya bisa ketemu sama si gebetan, hehehehe.

Tapi bukan soal kebodohan ala ABG yang pengen gue bahas di sini. Gue cuma ingin membagi isi pikiran gue: kenapa cowok harus segitu takutnya bilang suka sama cewek yang mereka suka? Karena menurut gue, rasa takut yang sampe segitunya itu belongs to a girl, not a guy! Kalo mengutip dari serial Gossip Girl, guts makes a man a man.

Gue cukup sering berpikiran, dilahirkan sebagai cowok, khususnya di Indonesia, rasanya jauh lebih enak daripada jadi cewek. Di Indonesia, cowok yang pantang menyerah ngejar cewek incarannya bisa dianggap keren dan cowok banget. Dan gue sering lihat pada akhirnya, cowok itu berhasil juga memenangkan hati gebetannya itu. Tapi kalo sebaliknya, cewek yang pantang menyerah ngejar-ngejar cowok idamannya… Haduuuh, yang ada cowok itu bakalan kabur atau yang lebih parah, si cewek bakal langsung dikasih label cewek murahan yang udah desperate.

Waktu usia gue masih lebih muda, cieee:p, gue pernah tuh, berusaha bersikap manis buat menarik perhatian gebetan gue. Makanya gue bilang, tingkahnya si Nam di film itu mengingatkan gue sama diri sendiri, hehehehe. Bedanya dalam kasus gue, no matter how hard I tried to touch his heart, he would never get it and change his mind. Sampe akhirnya gue keburu capek dan mulai lupa sama dia dengan sendirinya. Makanya tadi gue bilang… Saking gemesnya, gue sering berpikiran, keadaannya pasti akan jauh berbeda kalo gue dilahirin sebagai cowok.

Terus ya… emang dasar gue kurang hoki atau apa… Setelah lewat beberapa tahun, setelah gue udah capek dan bener-bener lupa sama cowok-cowok itu, eeeh, baru kemudian gue tau kalo sebenernya mereka juga suka sama gue! Kalo gue juga pernah suka balik sama dia, dalam hati gue akan berpikiran gini… “Aduuuh, udah terlambat. Kenapa baru sekarang sih?”

Hal terakhir dari film ini yang agak-agak related sama gue adalah usaha buat jadi cewek yang lebih baik demi menarik perhatian si gebetan. Nam yang tadinya buruk rupa berubah jadi cantik, dan Nam yang tadinya bodoh berubah jadi pintar, hanya supaya bisa jadi cewek yang cukup pantas untuk Shone.

Dulu gue pernah punya gebetan yang orangnya tuh baiiik banget. Bener-bener tipe everybody’s sweetheart lah. Saking baiknya, dia tuh bisa tetep bisa bersikap ramah dan sopan even sama orang-orang yang dia benci. Gara-gara suka sama dia, gue juga jadi kepengen punya kepribadian yang lebih baik. Gue mulai memperbaiki intonasi bicara gue sedikit demi sedikit, belajar menahan emosi, dan belajar mentoleransi sifat jelek orang-orang di sekitar gue. Udah gitu, gara-gara dia juga gue jadi mulai nonton saluran berita dan rajin baca artikel di Detiknews dan Kompas.com… Maksudnya supaya bisa nyambung kalo ngobrol sama dia gitu, hehehehe.

Menurut gue sih, enggak ada salahnya ya, memperbaiki diri demi orang yang kita suka. Toh selama perubahan itu sifatnya positif, yang akan diuntungkan tetap diri kita sendiri juga. Dalam kasus gue, meskipun enggak ada happy ending antara gue sama dia, perubahan positif yang udah gue dapetin itu tetep gue pertahankan sampe sekarang. Karena nyatanya, gue jadi ngerasa lebih bahagia dengan kepribadian gue yang baru ini. Dengan bersikap lebih ramah dan mengelola emosi dengan baik, gue jadi bisa berteman dengan lebih banyak orang. Terus soal rajin nonton dan baca berita… Well, itu udah berhasil banget bikin gue kelihatan smart dan berwawasan luas, hehehehe.

 

Advertisements
Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

My Blog Counter

  • 974,558 visits since May 2011

My Blog Categories

My Blog Archives

Click here to read my tweets…

Click the pictures below to visit my Instagram...

It’s very important to feel content about our own life. No matter how hard we try, the truth is, we will NEVER get EVERYTHING we want to have in life. I want to have more curves, I want to have a pair of cheekbones and a chin like a supermodel, I want to be married at 30 years old, I want to be a Math expert, I want so many things in life and some of them are just some mission impossible. It’s true that I’m a go getter, but I simply have no time nor resource to pursue everything I want in life. There are some things that I need to live with it probably for the rest of my life. But you know what? I never regret any of that. I would rather count my blessings rather than feeling sorry for my imperfections. I’ve tried to make the very best of every day in my life, and for me, that is way more than enough. I’m happy just the way I am, and I’m thankful for everything I have, everything I don’t have, and everything that I will never have.
Be a better you, for you. Dress up, wear heels, put some make-up on, for you. Live in your dream, be awesome in what you do, especially for you. Learn from your mistakes, get back up from your downfalls, for you. Be kind, be compassionate, also for you. Make yourself proud for being the very best of you, not to please anyone else but you.
Every people has their very own insecurity. They have flaws, failures, they all once did a couple of things they are not proud of. They have one soul crushing events they wish to forget. Their life is not perfect and nor is mine. I am no different with any other person I know. If there’s one thing I do differently, that one thing that many people is reluctant to do, is that I forgive my past. I accept my flaws. I make peace with my guilts and failures. It’s all simply because there’s nothing I can do to change everything that has happened back in my past. What’s gone is gone, I can only decide what I would like to do on the days to come. Rather than drowning in miseries, I moved on. I’ve seen many people turned their problems to a nightmare. They made their worst moments in life even worse than it should be. They pointed fingers, they blamed random innocent people, they pushed people away, they ran off from reality, they did nothing useful for their own life. Some of them even made their personal problems as someone else’s problems for no particular reason. They let their insecurities hurt people who has nothing to do with their downfalls. My life is no better nor easier than anyone else, but at least, I’m trying so hard to make my own life a better place. If I can do it, and so can you!

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

About Me

What my blog is all about? It's all about my life; my very own fairy tale, that I would love to share. This is my story, my ups and downs, it's a journey to remember.

Advertisements
%d bloggers like this: